Site icon Berita Kota Makassar

Kalangan Pengusaha Temui Kasat

MALILI, BKM — Setelah melayangkan surat aduan ke Mapolres Luwu Timur, Direktur CV Divha Dahlae, Hamsah Tip menemui Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Sultan Iqbal, Rabu (25/5) kemarin.
Hamsah bersama dengan sejumlah rekan kontraktor lainnya dijamu oleh Kasatreskrim di Warung Kamtibmas Mapolres. Dia bersama rekan kontraktor lainnya menemui beliau (Kasatreskrim) dalam rangka silaturahim sekaligus mempertanyakan soal aduan mengenai hasil penetapan pemenang lelang yang dilakukan Kelompok Kerja (Pokja).
Menurutnya, penetapan pemenang yang dilakukan oleh Pokja dinilai sangat tidak masuk akal. Pasalnya, pada paket peningkatan lining irigasi BK4 itu, Pokja hanya mengundang pembuktian satu perusahaan saja yakni CV Divha Dahlae.
Setelah melakukan pembuktian, Pokja memberikan kode centang pada bagian teknis. Itu artinya, perusahaan CV Divha Dahlae adalah pemenang. Namun yang terjadi Pokja malah memenangkan perusahaan yang lain.
Dia menduga kalau proses lelang tersebut tidak sesuai dengan dokumen lelang nomor : 01/P.31/ULP/III/2016 tertanggal 3 Maret lalu.
“Kami telah melayangkan sanggahan soal alasan Pokja menggurkan penawaran pada tanggal 13 April lalu. Namun, Pokja baru menjawab sanggahan tanggal 18 April 2016.”
“Pada dokumen lelang Pokja wajib memberikan jawaban paling lambat tanggal 16 April mengingat metode pelelangan untuk paket ini adalah pemilihan langsung,” ungkap Hamsah.
Hamsah juga mengaku telah dirugikan karena Pokja melakukan pengukuran bak kendaraan miliknya namun tidak melakukan hal yang sama pada penawar lainnya.
“Kami meminta kepada Pokja untuk menunjukkan ke kami aturan mana yang mengatur tentang tata cara melakukan klarifikasi harga dengan cara mengukur kapasitas bak kendaraan. Menurut kami ini sudah keluar dari ketentuan tata cara evaluasi,” ungkapnya.
Menanggapi pertemuan itu, Kasatreskrim Polres Luwu Timur, AKP Sultan Iqbal meminta kepada pihak yang dinilai dirugikan tersebut agar dimintai keterangan. Dikonfirmasi terpisah, ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Luwu Timur, Ma’ruf sebelumnya mengaku tidak mempersoalkan soal adanya aduan yang dilayangkan kesejumlah institusi.
“Kalau kami diundang pastinya kami akan melakukan klarifikasi, namun secara teknis, saya tidak terlalu paham nanti Pokja yang jelaskan,” ungkap Ma’ruf.
Direktur CV Divha Dahlae, Hamsah Tip dan rekan kontraktor lainnya telah dimintai keterangan oleh Bripka Yakop Lili, penyidik Mapolres Luwu Timur, Rabu (25/5) siang kemarin. (alp/C)

Exit mobile version