MAKASSAR, BKM–Ternyata bukan hanya pelaku usaha kecil dan menegah (UKM) di bidang kerajinan tangan dan kuliner yang akan menempati lapak atau kios di Pasar UKM atau Pasar Segar di Jalan Pengayoman, tetapi UKM yang mengelola persampahan juga tertarik dan berminat berusaha di Pasar Segar.
Salah satu UKM Bank Sampah yang masuk yakni berada di kios nomor 40. Mereka bahkan memulai berbenah untuk mengisi lokasi yang disiapkan.
Sementara itu, dari pantauan BKM hingga Minggu (29/5), sejumlah UKM mulai bergantian datang melihat kios dan lapak yang akan mereka tempati di Pasar Segar.
Manager Pasar Segar, Zulkarnain sebelumnya mengatakan, lokasi di lantai II Pasar Segar sudah sangat siap untuk para UKM lorong tempati.”Pasar Segar siap huni, silahkan UKM masuk,” ungkap Zulkarnain.
Sementara itu, pantauan BKM, dari 27 kios yang disiapkan pihak Pasar Segar akan ditempati UKM kuliner dan UKM pakaian yang telah diberi nomor nomor.
Adapun nama-nama pelaku UKM yang akan menempati kios dan lapak, UKM Puspita Ananda untuk kios nomor 2, UKM Hallocos untuk kios nomor 3, UKM Coklat Karaeng untuk kios nomor 6, UKM Ospinachi untuk kios nomor 7, UKM Ikiku Food untuk kios nomor 8, UKM Bakso Mas Bro untuk kios nomor 9, UKM Maczt Art untuk kios nomor 49, UKM Mala’biri untuk kios nomor 47, UKM Dompet Sutera untuk kios nomor 46, UKM Dewi Kuliner untuk kios nomor 15, UKM Doa Bangsa untuk kios nomor 42, UKM Maribah untuk kios nomor 41, UKM Bank Sampah untuk kios nomor 40, UKM Balla Sari untuk kios nomor 37.(jun/war)