Site icon Berita Kota Makassar

Harga Daging Naik, Sekkab akan Surati Mentan

SINJAI, BKM — Sekkab Sinjai H Taiyeb Mappasere mempertanyakan mahalnya harga daging sapi yang diperjual belikan di pasar sentral Sinjai. Hal ini disampaikan Sekkab pada Rapat Koordinasi Ekonomi di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (30/5).
Taiyeb membandingkan dengan intruksi presiden RI jika harga daging sebesar Rp.80.000 sebelum bulan puasa sementara harga daging sapi di Kabupaten Sinjai Rp.100.000.
“Harga daging sapi kita saat ini kenapa bisa sampai segitu harganya. Kita akan cek minggu depan di pasar kalau masih harga itu kita akan surati Menteri Pertanian untuk mencarikan solusi dengan alokasi daging sapi,” ujar Sekkab.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan drh Aminuddin Zainuddin berkilah harga daging sapi di Sinjai tak jauh beda dengan di Makassar.
“Saya wanti-wanti penjagal supaya tidak jauh tinggi dari harga Makassar yang dikisaran 95-100. Stok kita memang terbatas karna kita di larang memotong sapi betina produktif. Kalau sapi jantan harganya mahal sehingga itu yang membuat pedagang memberikan harga tinggi,” tandas Aminuddin.
Sementara harga daging ayam menurut Aminuddin masih dalam kondisi normal. “Kalau daging ayam stok cukup cuman yang menjadi perhatian saat ini adalah jangan sampai ada pedagang yang berspekulasi menaikkan harganya,” katanya.
Di lain tempat penjual daging sapi Fajri menilai harga sapi menjadi sebab penjualan dirasa tinggi. “Kita itu sesuaikan dengan harga pembelian, kalau harga pembelian tinggi terus kita jual murah kan rugi. Harus kita seimbangkan toh ” kilahnya. (din/C)

Exit mobile version