Site icon Berita Kota Makassar

Didor, Perampok Sadis Teriak Minta Ampun

MAKASSAR, BKM — Fahrian alias Ian (19),warga Jalan Sungai Daeng Ngemba roboh bersimbah darah setelah ditembak aparat Resmob Polrestabes Makassar, Selasa (31/5). Ian adalah tersangka pencurian di Jalan Borong Jambu VII Perunnas Natang Blok I.
Di depan polisi tersangka yang merintih kesakitan sempat berteriak dengan kata ‘Ampun’. Dia dengan lugas mengaku sebagai pelaku perampokan sadis di Antang. Menurut Ian, dia melukai korban menggunakan balok.
”Sewaktu saya masuk, saya langsung memukul korban dengan balok ?lalu mengambil barang berupa handphone Samsung J5,” ungkapnya.
“Pelaku terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri,” kata Kompol Burhanuddin, menimpali.
Tersangka adalah komplotan perampok bertopeng yang beraksi dengan melukai tiga korban wanita sekaligus di Antang. Pelaku beraksi secara sadis di Toko Sahidah Sari Jalan Borong Jambu, Sabtu malam (28/5) sekitar pukul 18.10 Wita. Tiga orang yang merupakan satu keluarga pemilik toko menjadi sasaran keberingasan pelaku. Mereka yang jadi korban, masing-masing Andi Mugnisani (17), Sahida Sari (18) mahasiswi Fakultas Pendidikan Teknologi Pertanian semester 2 Universitas Negeri Makassar (UNM) yang merupakan anak pemilik toko, dan ibunya Hj Santri (58), guru SD Borong Jambu 1. Korban Andi Mugnisani sempat diikat oleh pelaku di dekat kamar mandi.
“Begitu pelaku keluar, barulah orang di dalam rumah berteriak minta tolong. Warga yang berdatangan langsung memblokade sekitar rumah. Tapi pelaku sudah kabur,” terang H Gazali. (ish-ril)

Exit mobile version