Site icon Berita Kota Makassar

Forkopimda Sidak Pasar

MAMUJU, BKM — Jelang bulan suci Ramadan pada Juni mendatang, Bupati Mamuju, Habsi Wahid, Ketua DPRD Mamuju, St Suraidah Suhardi, pimpinan Muspida, beserta kepala SKPD yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Mamuju, termasuk di antaranya pasar, Senin (30/5).
Hal tersebut dilakukan dalam rangka memantau pengendalian harga jelang Ramadan. Selain pasar regional dan pasar sentral, rombongan juga mendatangi beberapa toko swalayan yang terdapat di kota Mamuju, seperti toko Waralaba Alfa Midi dan Indomaret, Matahari Mas, dan terakhir toko Subur yang jaraknya beberapa ratus meter dari pasar lama.
Hasilnya tidak ditemukan barang-barang yang kadaluarsa di toko-toko tersebut. Usai sidak Bupati Mamuju, Dandim 1418 Mamuju, Wakapolres Mamuju dan beberapa perwakilan Muspida lain serta pihak Bulog menggelar konferensi pers dihadapan awak media cetak dan elektronik. Dari hasil sidaknya di pasar baru (regional) kemudian pasar lama (sentral), Habsi memastikan harga bahan pokok masih normal dan tersedia cukup stok untuk bulan Ramadan. Hanya saja, menurutnya, ada beberapa komoditas harus mendapat perhatian khusus, seperti cabe dan sayuran yang masih menyuplai dari luar Mamuju, seperti Kabupaten Enrekang.
Dari sektor perikanan tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan. Kecuali ikan jenis tongkol,” urai Habsi Wahid
Dikesempatan yang sama, Wakapolres Mamuju, Kompol Andri, mengatakan, pihaknya siap untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kkamtibmas) termasuk melindungi masyarakat sebagai konsumen dengan mencegah peredaran barang-barang kadaluarsa.Terutama dalam penimbunan barang sehingga perlu adanya pengawasan
”Bagi pihak pedagang yang terbukti sengaja menjual barang kadaluarsa tentu akan kami tindaklanjuti dengan undang-undang perlindungan konsumen,” terang Kompol Andri.
Sementara itu, menurut Kepala Perum Bulog Sub Drive Mamuju, Edel Trudis yang turut hadir dalam konferensi pers ini menyatakan, persediaan stok pangan saat ini masih cukup hingga Agustus mendatang. Edel mengakui, Bulog menjalankan strategi untuk mengatasi lonjakan harga beras yang terjadi di masyarakat. (ala/mir/c)

Exit mobile version