LUWU, BKM–Meskipun Pilbup Luwu masih dua tahun lagi, namun konstelasi politik mulai memanas.
Partai Golkar Luwu misalnya pesimin atau belum pasti mengusung kadernya untuk berkompetisi di Pilbup mendatang. Entah apa pertimbanganya, partai berlambang pohon beringin ini pesimistis tidak menggusung kadernya.
Sekretaris Golkar Luwu, Azhar Mustamin Toputiri mengatakan, belum tentu Golkar memilih kadernya untuk diusung menjadi calon bupati nanti.
Sejauh ini, Golkar Luwu masih menunggu hasil survei bagi setiap kader yang akan diusung menjadi calon. Saat ini, ada enam kader Golkar yang duduk sebagai anggota DPRD Luwu, diantaranya Ketua DPRD, Andi Muharrir, Yasman Miming, Zul Arrahman, Kurnia, Muchlis Kararo dan Yamin Anas.
Untuk hasil survei, Azhar menyebutkan, jika nantinya kader Golkar dari segi presentase hanya kalah sekian persen atau tidak terlampau jauh dari figur diluar Golkar, maka Golkar Luwu lebih memilih kadernya untuk di usung. Merujuk pada cita-cita Golkar yang mau melahirkan pemimpin.
Azhar mengatakan, belum ada kader Golkar Luwu, yang telah menyatakan niatnya untuk maju di Pilbup Luwu dengan melapor ke partai. “Dari beberapa kader terbaik yang dimiliki Golkar Luwu belum satupun yang melaporkan tentang rencana atau niat untuk mencalonkan diri selaku calon untuk mengendarai Golkar di Pilkada yang tahapan mulai digelar 2017 mendatang,”kata Azhar, Selasa (31/5). (wan/rif/c)