MAKASSAR, BKM — Tim Gabungan Aparat Resimen Mobile dan Tim Gegana Tim Jihandak Brimob Polda Sulsel melacak pemilik 56 detonator melalui kamera pengintai (CCTV) milik pelabuhan Soekarno-Hatta, Selasa (31/5), dini hari.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi sudah mengantongi ciri-ciri tersangka.
Petugas belum bisa memastikan, apakah penemuan detonator bom ini berkaitan dengan jaringan terorisme, ataukah anggota pembuat bom ikan. ”Semua itu masih dalam penyelidikan,” katanya.
Penemuan puluhan detonator itu saat tim Tim Gabungan Polisi melakukan razia di pelabuhan. Dengan menggunakan anjing pelacak serta metal detector, petugas memeriksa barang bawaan penumpang. Saat itu, KM Lambelu baru merapat di dermaga. Polisi menemukan tas koper warna hitam yang sengaja ditinggal pemiliknya. Di dalam tas itu ditemukan, puluhan detonator. “Tapi Ini masih tahap penyidikan. Kami baru memeriksa satu orang. Pelakunya juga kita masih menunggu tertangkap, “jelas Wakapolda Sulsel Brigjen Gatot Eddy Pranomo. (ish-ril)