GOWA, BKM — Aksi penyelamatan Amma’ na Ana’ (ibu dan anak) atau Appasalama’ merupakan salah satu kiat yang digelontorkan dalam program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa Sehat, Selasa (31/5).
Program Appasalama ini dicanangkan sekaligus melantik pengurus Forum Kabupaten Gowa Sehat periode 2016-2017 oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di Baruga Karaeng Galesong Pemkab Gowa.
Penerapan program EMAS di Kabupaten Gowa ini, dilaksanakan dengan pendampingan penuh di sembilan Puskesmas, satu rumah bersalin dan satu rumah sakit. Meskipun demikian 15 Puskesmas lainnya di Gowa juga turut didampingi secara terbatas dengan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.
Dinas Kesehatan Gowa telah pula melantik 36 mentor yang bertugas mendampingi fasilitas kesehatan lain di luar dampingan EMAS dengan cara replikasi. Selain mentor, ditetapkan pula 200 orang motivator kesehatan ibu dan anak dari berbagai desa yang bertugas mengedukasi ibu hamil di lingkungannya.
Untuk keberlanjutan pembinaan ke depan, Forum Kabupaten Sehat di Gowa yang dilantik ini siap untuk memberi dukungan dan perhatian bagi penyelamatan ibu dan bayi baru lahir.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, program.ini jelas diharapkan mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Dikatakan Adnan, selama 2,5 tahun masa pendampingan EMAS, Gowa mencapai standar kinerja klinis dan rujukan yang signifikan.
“Salah satu yang mendukung suksesnya penanganan kegawatdaruratan di Gowa adalah standar klinik pada 9 Puskesmas dan satu rumah bersalin yang telah mencapai 91,5 persen yang sebelum didampingi baru pada standarisasi 43 persen,” jelasnya.
Sementara standar rujukan, lanjut Adanan, telah mencapai rata-rata 94,3 persen dan RSUD Syekh Yusuf mencapai 94,4 persen. Sistem yang diinisiasi oleh program EMAS sejak tahun 2014 telah menghubungkan 730 tenaga kesehatan yang ada di Gowa.
Dalam kurun waktu Januari-Mei 2016 saja sudah sebanyak 274 kasus gawat darurat ibu bersalin dan 34 rujukan bayi baru lahir di Gowa yang dirujuk menggunakan Sijari EMAS. “Sistem inipum telah terintegrasi dengan Sikda generik yang merupakan aplikasi sistem informasi kesehatan daerah yang berlaku secara nasional yang menghubungkan secaranonline dan terintegrasi seluruh Puskesmas, Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan,” urainya.
Adnan juga mengajak seluruh pemangku kepentingan stakeholder untuk melanjutkan program EMAS lewat gerakan bersama Appasalama’ sebagai aksi kepedulian bersama Pemerintah Kabupaten Gowa, Polres, Kodim 1409, Forum Kabupaten Sehat, ormas sipil, organisasi profesi serta individu masyarakat dalam upaya penyelamatan ibu dan anak baru lahir secara terencana, terpadu dan berkelanjutan.
Provincial Team Leader Prpgram EMAS/USAID, Dr Nurdin Perdana berharap semoga Pemkab Gowa terus berkomitmen untuk melanjutkan replikasi ke seluruh fasilitas kesehatan di Gowa agar kualitas pelayanan kesehatan bisa lebih baik lagi di waktu mendatang.
Pengurus Forum Kabupaten Sehat Gowa, yakni Ketua Harian Priska Paramitha Adnan, Sekretaris Umum, Hasniaty Hayat dan Bendahara Umum, Haliyah Rahmansyah. (sar-ril)