RAMADAN kian dekat. Umat muslim mulai mempersiapkan diri memasuki bulan suci penuh berkah. Selain menyiapkan fisik dan mental untuk bisa beribadah secara khusyuk, umat muslim juga mulai mempersiapkan segala keperluan beribadah. Termasuk perlengkapan salat.
Laporan: Rahmawati Amri
DUA item yang cukup banyak diburu saat ini adalah baju koko dan mukena untuk muslimah. Berbeda dengan jaman dulu dimana baju koko maupun mukenah dirancang dengan model sederhana dan monoton, saat ini, hampir di seluruh tempat perbelanjaan, khusus untuk busana muslim, menawarkan aneka baju koko dan mukena dengan berbagai corak serta ragam.
Khusus untuk mukena, salah satu yang cukup tren saat ini adalah mukena tatuis. Mukena jenis tatuis merupakan mukena yang berbahan baku katun silk, sehingga memberikan tampilan yang cantik dan berkelas. Karenanya banyak disukai oleh para wanita muslimah.
Sebenarnya, mukena jenis ini sudah mulai tren sejak 2015 lalu. Namun karena model dan coraknya menarik, warna soft, ditambah sangat nyaman digunakan karena adem, mukena tatuis tetap up to date hingga sekarang.
Selain itu, ada juga yang saat ini cukup banyak digandrungi adalah mukena katun Jepang. Kain katun Jepang dikenal memiliki tekstur grainy, atau berserat. Jika diraba relatif lembut dan tidak licin. Juga tidak berbulu dan menyerap keringat. Kain katun Jepang 100 persen terbuat dari bahan organik, 100 persen dari kapas alami.
Selain dibuat dari bahan katun Jepang asli, keistimewaan mukena katun Jepang atisomya adalah pada pilihan motifnya yang selalu fresh, warna-warna pilihan yang cantik. Harga yang dibanderol untuk sepasang mukena katun Jepang berkisar pada angka Rp200 ribuan.
Pada dasarnya, menurut Erny, owner House of Lia Soraya, karena akan digunakan untuk beribadah, mukena maupun baju koko dibuat dari bahan katun yang ringan dan mudah menyerap keringat.
Untuk model atau corak, tergantung selera. Namun kebanyakan corak bunga atau abstrak dengan warna-warna soft.
Di House of Lia Soraya sendiri, kata Erni, kendati tidak secara spesifik menawarkan mukena maupun baju koko, namun pihaknya tetap menyiapkan namun by order. Maksudnya, nanti butiknya siapkan jika ada yang pesan. Itu pun tergantung keinginan pemesan.
“Namun yang dicari itu, model harus up to date, bahannya ringan dan menyerap keringat,” jelas Erny.
Begitu juga dengan baju koko. Karena pada dasarnya digunakan oleh pria, otomatis yang banyak diburu adalah bermodel sederhana, tidak terlalu banyak aksen, namun tetap ekslusif dan elegan. (*/rus)
