Site icon Berita Kota Makassar

Cakka Dukung Sikap Petani

LUWU, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar mendukung sikap petani di Luwu yang ingin menjual gabahnya ke pengusaha beras dengan kisaran harga Rp 4.000 per kilo gram.
Menurut bupati, dukungan tersebut demi menambah peningkatan ekonomi petani di Luwu. Apalagi Badan Urusan Logistik (Bulog) hanya mampu membeli pada kisaran Rp 3.700 per kilo gram.
Cakka justru mempertanyakan program serapan gabah pemerintah pusat yang selama ini melibatkan pihak TNI. Menurutnya program serapan gabah banyak dikeluhkan petani di Luwu. Pasalnya saat mobil pengusaha beras yang hendak membeli gabah masuk ke Luwu malah ditahan aparat TNI. “Inilah yang diprotes petani di Luwu sementara pembelian gabah dari pengusaha beras cukup menjanjikan yakni mencapai kisaran Rp 4.000 ribu perkilo gabah kering giling sementara harga Bulog sesuai HPP Rp 3.700 “beber Cakka Kamis (2/6) kemarin di rujab Bupati.
Bahkan dalam pelaksanaan program serapan gabah masyarakat petani merasa di halang halangi untuk melakukan penjualan panen gabah kering kepada pengusaha beras. “Ini masalah yang jadi keluhan petani di Luwu,” tambahnya.
Cakka mengakui hampir setiap hari dirinya di datangi petani di Rujab mengeluhkan soal program serapan gabah.
Menurutnya jika target 50 ribu ton beras di Luwu Raya dari pemerintah dirinya mengklaim mampu memenuhi target itu.”Jangankan target 50 ribu ton, 100 ribu ton saya mampu penuhi,”bebernya. Terkait target beras untuk level Sulsel sebanyak 1 juta ton, Bupati mengakui dimana saja di daerah kabupaten dan kota di Sulsel stok beras bisa terpenuhi.
“Kita tahu harga Bulog berdasarkan HPP sebesar Rp 3.700 tapi masyarakat tak mau menjual stok gabahnya ke Bulog dikarenakan harga pembelian Bulog rendah. Makanya saya dukung pembelian harga gabah dari pengusaha,” tukasnya. (wan/C)

Exit mobile version