Site icon Berita Kota Makassar

Pasangan Kumpul Kebo Terjaring di Kontrakan

MALILI, BKM — Menjelang bulan suci ramadan, aparat di sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Luwu Timur turun melakukan razia. Sasarannya adalah kos-kosan dan rumah kontrakan.
Di Kecamatan Wotu, saat razia gabungan pemerintah kecamatan, desa dan polsek setempat digelar, Kamis (2/6) pukul 23.00 Wita, dijaring sepasang muda-mudi di kamar kos-kosan di Desa Bawalipu.
Camat Wotu, Awaluddin mengatakan, razia gabungan ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci ramadan. Pasangan yang terjaring langsung diamankan di Mapolsek Wotu.
”Pasangan yang terjaring operasi sudah dibawa ke mapolsek untuk diperiksa dan diberi pembinaan. Selanjutnya dikembalikan ke orangtuanya, setelah terlebih dahulu membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” terang Awaluddin.
Sehari sebelum razia kos-kosan digelar di Kecamatan Wotu, Rabu (1/6), operasi serupa juga telah dilakukan di Kecamatan Malili. Dalam razia tersebut, sejumlah pasangan muda-mudi ikut terjaring.
Di rumah kos Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, diamankan tiga orang perempuan dan dua pria yang berada dalam satu kamar kos. Mereka masih duduk di bangku SMA.
Selanjutnya, di rumah kontrakan BTN Virgo Desa Puncak Indah, juga diamankan empat orang pria yang diduga tinggal bersama dua orang wanita. Mereka bukan pasangan suami istri. Di dalam sebuah kamar kontrakan tersebut ditemukan pakaian wanita.
Demikian pula di rumah kos milik Suardi Depan Kantor Kementerian Agama Desa Puncak Indah. Sepasang pria dan wanita yang bukan pasangan sah ditemukan berada dalam satu kamar.
Ironisnya, pasangan haram juga ditemukan di sebuah rumah kos milik anggota Satlantas Polres Lutim di Lorong 2 Trans Desa Puncak Indah. Dua orang wanita dan satu pria berada dalam kamar.
Operasi penyakit masyarakat (pekat) ini dilaksanakan personel Bimbingan Masyarakat (Binmas) dan anggota Polres Luwu Timur lainnya.
”Saat operasi digelar, ditemukan beberapa orang wanita dan pria telah berdua-duaan di dalam kamar kos. Mereka kita amankan dan dimintai keterangan serta diberikan pembinaan,” ungkap Kompol Agus Chaerul, Waka Polres Luwu Timur. (alp/rus/b)

Exit mobile version