Site icon Berita Kota Makassar

Hujan Dimusim Kemarau Masih Terjadi

MAKASSAR, BKM–Seharusnya Juni ini sudah memasuki musim kemarau, namun intensitas hujan masih seringkali terjadi di sejumlah daerah termasuk di dalam Kota Makassar.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Sujarwo, mengatakan hujan masih kadang berlangsung pada bulan Juni dan Juli ini meski intensitasnya rendah.
“Akhir bulan Mei biasanya masuk priode transisi atau memasuki musim kemarau. Sedangkan Juni ini cuaca masih belum stabil, seperti pagi cuaca cerah dan panas, namun sore agak mendung dan turun hujan,” kata Sujarwo saat ditemui BKM, Selasa (7/6).
Sujarwo menambahkan, adapun hujan di bulan ini merupakan hujan dengan intesitas ringan dan tidak menimbulkan cuaca ekstrim badai dan angin kencang.
“Meskipun hujan namun skalanya ringan dan hanya berkala. Sementara kecepatan angin 50 millimeter atau dalam keadaan normal,” katanya.
Selain itu timbulnya hujan pada bulan ini disebabkan awan konvektif atau suhu panas matahari dari daratan dan lautan menyebabkan terbentuknya awan konilimbus sehingga terjadi angin kencang namun dalam skala normal. Untuk intesitas hujan skala ringan selama bulan ini masih terjadi di Kota Makassar, Kabupaten Maros dan sekitarnya, serta Gowa dan sekitarnya.
Kendati demikian pihaknya memperkirakan bulan ini, intensitas hujan sangat ringan dengan kecepataan angin antara 8-20 knot atau 10-40 kilometer per jam. Diperkirakan bulan Puasa ini antara Juni-Juli terjadi hujan namun tidak intens (hanya hujan sangat ringan).
“Cuaca yang tidak menentu sebulan ini. Karena awal musim kemarau akhir Mei, jadi awal Juni ini masih awal musim kemarau, lagi-lagi saya bilang kemungkinan hujan masih ada, hujan juga tidak besar dan tidak merata,” katanya.
Dia juga mengakui, tahun ini hujan kita tidak kering, artinya tidak terlalu kering, tahun ini angin fenomena Lamina yang menyebabkan menambah jumlah curah hujan,” tambahnya.(jun/war)

Exit mobile version