RANTEPAO, BKM — Karang Taruna (KT) merupakan organisasi mitra kerja pemerintah karena wadah merangkul kawula muda membentuk jati diri dan insan calon pemimpin masa depan.
Ini membuktikan setelah 18 tahun menjadi pejabat teras di Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) merumuskan organisasi di pedesaan eksklusif seperti Karang Taruna (KT) sebab selalu hadir berdampingan pemerintah.
Kedepan KT Toraja Utara diharapkan mampu menghadirkan eksistensinya dengan orientasi turun langsung ke lapangan melakukan pengkaderan menumbuhkan kemandirian di desa melalui pembangunan berkesinambungan didesa dan Lembang, terang bupati Kalatiku Paembonan Sabtu (4/6) pada Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Toraja Utara diruang pola.
Menurut Kalatiku, Karang Taruna mempunyai posisi strategis dan penting membangun langkah gerakkan potensi dan SDM Pemuda di desa dilandasi sifat keagamaan, nasional dan karakteristik bagaimana mendedikasikan kekaryaan melalui peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.
Pasalnya bagi KT Toraja Utara terus berpikir cerdas mengutamakan dunia pendidikan sebagai kekuatan dan energy baru akselerasikan kebangkitan ekonomi rakyat Toraja yang produktif, bukan seperti sekarang dominan masyarakatnya konsumtif, tandas Kalatiku.
Untuk itu, lanjut Kalatiku, jangan menafsirkan salah jika karang taruna merupakan kaki tangan pemerintah, melainkan sebuah relasi hubungan kerja bagaimana membangun suatu daerah dengan menciptakan kerjasama yang baik mulai dari tingkat desa perioritaskan kualitas pendidikan dan kemampanan ekonomi kerakyatan.
Sekretaris KT Torut Fitra Rusdi, Temu Karya Daera (TKD) Karang Taruna (KT) Toraja Utara perdana tahun 2016, melibatkan semua perwakilan dari 21 kecamatan, dengan jumlah peserta 24 orang. (gus/C).