MAKASSAR, BKM–Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel terpilih, Ni’matulah akan melakukan konsultasi ke DPP Demokrat Kamis (9/6) atau Jumat (10/6) terkait membicarakan soal posisi untuk Syamsu Rizal di struktur DPD Demoklrat Sulsel pasca pelaksanaan Musda.
“Ini hanya konsultasi biasa ke DPP, melaporkan pelrampungan struktur serta mengkonsultasikan satu dua nama untuk diakomodir dalam struktur DPD,”ujar Ulla-panggilan akrab Ni’matullah, Selasa (7/6).
Menurut Ulla yang juga Wakil ketua DPRD Sulsel ini, nama Syamsu Rizal alias Ical yang menjadi prioritas untuk dikonsultasikan ke DPP, termasuk posisi calon sekretaris dan bendahara.
Untuk sekretaris dua nama yang akan dikonsultasikan yakni Andi Januar Jauri Dharwis dan Suwarno Sudirman. Sementara jabatan bendahara juga akan dikonsultasikan. Dua nama mengemuka yakni Kahar Kantao dan Erwin Hatta.
Struktur pengurus DPD juga diisi sejumlah nama dalam deretan wakil ketua seperti Andi Irwan Patawari, Yusa Rasyid Ali, Aerin Nizar, Haidar Madjid dan Ikrar Kamaruddin. Untuk posisi wakil sekretaris ditempati Andi Endre Mallanti Cecep Lantara, dan Nupri Basri, sementara Zulkarnain Paturuni menjabat Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada. Adapun Japri Y Timbo menempati pososi ketua BK bidang OKK.
Andi Endre yang dimintai komentarnya soal struktur kepengurusan DPD mengaku menyerahkan sepenuhnya ke tim formatur yang diketuai Ni’matullah. “Saya ikut apa yang diperintahkan partai berdasarkan hasil rapat formatur,”ujar Endre yang awalnya santer akan didorong sebagai calon sekretaris DPD.
Legislator Partai Demokrat Sulsel Ikrar Kamaruddin sebelumnya mundur dari bursa calon sekretaris DPD, sementara Andi Endre Cecep lantara lebih enjoi dengna posisi wakil sekretaris. “kemarin, pak Ikrar mundur dari calon sekretaris, sementara pak Endre lebih memilikh wakil sekretaris DPD,”ujar Ulla kemarin. Praktis dua nama memperebutkan posisi sekretaris yakni Januar dan Suwarno.
Dari dua nama, Januar lebih diunggulkan menempati posisi sekretaris, bahkan mantan legislator Partai demokrat Sulsel ini menegaskan kesiapannya. “Yang pastinya kita siap ditempatkan dimana saja, tetapi ingat harus sesuai dengan bakat yang saya miliki. Kalau ketua lihat bakat saya di sekretaris dan menunjuk saya, tetap kita siap, itu adalah amanah partai,” ujar Januar.
DPD Demokrat Sulsel didampingi tiga lembaga yakni Majelis Partai Daerah (MPD) dipimpin Reza Ali, Dewan Kehormatan (DK) diketuai Sewang Tamal sementara Komisi Pengawas Partai (KPP) dipegang Dr Jamaluddin Rustam.
Ulla Ingatkan Soal Klaim PAC
Sementara itu, legislator Demokrat Gowa Jamaluddin Tiro menantang petahana Andi Maddusila Ijo untuk bertarung di Muscab Juli mendatang.
Maddusila yang masih menjabat ketua DPC masih diunggulkan memimpin partai bentukan SBY ini. Nama lain yang siap berkompetisi yakni ketua fraksi demokrat DPRD Gowa Andi Lukman naba serta Haris Nursalam.
Jamaluddin bahkan mengklaim mendapat dukungan 13 dari 18 PAC. ” Saya akan siap bertarung dengan para calon lain pada Muscab nanti. Dan saya Optimis dapat memimpin Demokrat di Gowa kedepannya. Saya sudah mendapatkan dukungan 13 PAC dan dukungan itu secara tertulis,” tegas Jamaluddin disekreyariat DPC Jl Basoi Dg Bunga, Sungguminasa, Senin (6/6).
Bahkan Jamaluddin akan menyiapkan satu unit mobil fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat jika kelak terpilih.
Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah menanggapi santai klaim Jamaluddin soal dukugnan 13 PAC. “Saya harap hati hati saja, soal dukungan, siapa yaiuh dukungna itu bisa saja ganda. Atau yang memberikan dukungan bukan berasal dari pemilik suara,”jelasnya. (sar-ita/rif)