JENEPONTO, BKM — Bulan Ramadan sedianya diisi dengan kegiatan positif, namun tidak bagi dua kelompok pemuda di Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.
Tawuran melibatkan antara kelompok pemuda dari dua wilayah, yakni kelompok pemuda Kampung Tanru Sampe dengan kelompok pemuda dari Kampung Ujungloe, Selasa (7/6) dini hari.
Akibat peristiwa ini, satu orang kritis akibat terkena anak panah pada leher.
Kepala Keluarahan Biringkassi, Anasta Sakti yang ditemui di lokasi jedian mengatakan, korban kritis diketahui bernama Ismail (17), dan kini masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Ujungloe.
Menurut Anasta Sakti, aksi tawuran kedua kelompok sudah beberapa kali terjadi. Pihaknya juga beberapakali memfasilitasi perdamaian di depan orang tua masing-masing kelompok pemuda tersebut, namun saling serang tetap saja terjadi.
“Kami sudah beberapa kali mendamaikan kedua kelompok ini, tapi tetap terulang. Mereka saling serang usai pulang salat subuh. Informasi yang kami terima bahwa kedua kelompok bertemu dan saling ejek,” beber Anasta.
Terpisah, Kapolsek Binamu AKP Rachim mengaku telah meminta keterangan sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksan saksi, diketahui pelaku utama aksi tawuran berinitial R (17), yang saat ini masih dalam pengejaran pihaknya.
“Kita sudah kantongi nama pelakunya, dan saat ini sudah dalam pengejaran. Dalam waktu dekat yang bersangkutan akan kami tangkap,” tegas AKP Rachim. (krk-ril)