PAREPARE, BKM — Bulan ramadan tidak membuat aksi pencurian di Kota Parepare berhenti. Buktinya, kawanan pencuri beraksi di sebuah rumah Jalan HM Arsyad, Kelurahan Wattang Soreng, Kecamatan Soreang pada Senin malam (6/6).
Peristiwa tersebut terjadi ketika pemilik rumah sedang menunaikan ibadah salat tawarih di masjid terdekat. Pemilik rumah, Husen mengaku, dirinya baru meninggalkan rumah selama kurang lebih satu jam untuk melaksanakan ibadah salat tarawih. Saat pulang, dia melihat pintu samping rumahnya sudah tercungkil. “Pelaku masuk melalui pintu samping dengan mencungkilnya,” ujarnya.
Husen mengaku, akibat kejadian ini dirinya mengalami kerugian hingga mencapai Rp60 juta. Pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban.
“Ada beberapa barang berharga yang diambil. Seperti emas 100 gram, satu buahn jam tangan, uang ratusan ribu serta barang jualan kami,” terang Husen lagi.
Kepala Satuan Reskrim Polres Parepare, AKP Ario Damar yang menerima laporan kejadian tersebut, langsung menerjunkan timnya untuk melakukan pemeriksaan di lokasi. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus ini.
”Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap pelakunya,” janji Ario.
Ario mengimbau kepada masyarakat, khususnya umat muslim yang hendak melaksanakan ibadah di bulan ramadan ini untuk tetap waspada. Jika hendak keluar rumah harus mengunci pintu baik-baik.
“Saat meninggalkan rumah, sebaiknya memperhatikan betul kondisi pintu rumah, apakah sudah terkunci dengan baik atau tidak. Termasuk kemanan barang yang ada di dalam,” kata Ario. (smr/rus/c)
Rumah Dibobol Maling Saat Tarawih, 100 Gram Emas Raib
