Site icon Berita Kota Makassar

Taufan: WTP Bukan Tujuan Akhir

PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe kembali menorehkan sejarah. Di era kepemimpinannya, laporan keuangan pemkot berhasil mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan.
Pencapaian ini diraih setelah tahun-tahun sebelumnya Pemkot Parepare hanya mampu mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), bahkan disclaimer. Opini WTP merupakan yang pertama kali diperoleh pemkot.
Laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Andi Kangkung Lologau di kantornya, Kamis (9/6). Opini WTP ini merupakan impian dan idaman seluruh pemerintah, lembaga atau instansi untuk membuktikan sehat tidaknya laporan keuangan mereka selama satu tahun.
Perjuangan Wali Kota Parepare selama dua tahun lebih untuk meraih predikat WTP, dilakukan dengan cara menggenjot seluruh SKPD untuk mempersiapkan dan memperbaiki sistem keuangan dan pelaporannya.
Saat memberi sambutan di kantor BPK RI Perwakilan Sulsel di Jalan AP Petta Rani, kemarin, Taufan menjelaskan, opini WTP yang diraih ini adalah berkat usaha dan doa dari seluruh jajarannya. “Saya telah mewanti-wanti kepada seluruh pimpinan SKPD untuk menjadikan opini WTP ini sebagai fardhu ain. Ini adalah bukti bahwa Pemkot Parepare sudah bekerja secara profesional,” tegasnya.
“Opini Wajar Dengan Pengecualian yang kami dapatkan dua tahun berturut-turut tidak membuat kami puas, karena target utama kami yakni mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Dan Alhamdulillah, apa yang kami targetkan telah tercapai pada hari ini,” terangnya.
Menurut Taufan, keberhasilan ini dapat dicapai, selain karena kerja keras dari segenap aparatur sipil negara Pemkot Parepare, juga tidak terlepas dari berkat bimbingan dan bantuan dari BPK Perwakilan Sulsel.
Taufan juga mengungkapkan, Pemerintah Kota Parepare sangat mensyukuri LHP yang mendapat opini WTP. “Penilaian ini telah lama kita nanti-nanti dan merupakan target utama dari pemerintahan kami,” tandas Taufan.
Diakui, keberhasilan meraih opini WTP ini bukanlah tujuan utama. Tapi merupakan langkah awal untuk memperbaiki sistem administrasi keuangan yang masih perlu disempurnakan.
”WTP bukanlah tujuan akhir. Namun WTP adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban publik kalau tata kelola keuangan pemerintah daerah sudah baik,” tandasnya.
Turut hadir pada penyerahan hasil pemeriksaan BPK, Wakil Ketua DPRD Parepare Rahmat Sjamsu Alam dan Andi Firdaus Djollong, Sekretaris Kota Mustafa Mappangara, para kepala SKPD serta camat. (smr/rus/c)

Exit mobile version