SIDRAP, BKM — Aksi sosial kembali diperlihatkan Ketua DPRD Sidrap, H Zulkifli Zain di bulan Ramadan ini. Zulkifli turun tangan langsung melakukan bedah rumah warga miskin di Jalan Al Khayrat, Lingkungan 1 Baranti, Kecamatan Baranti, Jum’at (10/6).
Renovasi rumah milik seorang nenek bernama I Pitu (75) ini dilakukan dengan mengganti seluruh bahan bangunan kayu yang dibutuhkan dalam renovasi rumah panggung tersebut.
Sebelumnya potret kehidupan Nene I Pitu ini sempat menyita pengguna Netizen sejak sepekan terakhir. Media sosial ramai memperbincangkan seorang warga Sidrap masih saja luput dari perhatian pemerintah.
Dengan kondisi yang memprihatinkan, Nene I Pitu hidup seorang diri dengan kondisi rumah yang jauh dari kata layak. Sejak anak semata wayangnya ditangkap narkoba dua tahun silam, I Pitu yang tidak bisa melihat ini mulai hidup terlunta-lunta. Tak ada sanak saudara yang mengurus dan merawatnya.
Untuk makan saja, mengharap belas kasih dari tetangganya. Sebenarnya, nenek I Pitu sudah sepuluh tahun hidup menderita, meski punya anak, namun tak mempedulikan lagi ibunya yang buta dan tinggal sendirian dirumah yang sudah tak layak dengan kondisi sangat memprihatinkan.
Sementara harapan satu-satunya adalah anaknya Rahman (40). Namun, 2 tahun yang lalu Rahman di vonis hukuman penjara selama 7 tahun karena terlibat kasus narkoba.
Nenek yang hidup sebatangkara dan serba kekurangan untuk menyambung hidup sehari-harinya, sang nenek hanya mengandalkan belas kasih dari para tetangga sekitar.
Salah seorang tetangganya, Nani mengaku, kerap membantu kehidupan sehari-hari nenek Ipitu. “Sehari-hari, dia hidup dari pemberian tetangga, karena kondisinya udah nggak bisa kerja. Setiap hari, warga terbiasa mengiriminya makanan,” katanya.
Mengetahui kondisi ini, Ketua DPRD Sidrap, H Zulkifli Zain langsung memberikan bantuan bedah rumah kepada nenek Ipitu.
“Baru tahu dari media sosial. Makanya saya langsung mendatangi rumah nenek ini untuk memberikan bantuan bedah rumah. Rumahnya langsung diperbaiki dengan dibantu oleh warga sekitar,” katanya.
H Pilli sapaan akrapnya, berharap dengan memberikan bantuan tersebut bisa mengurangi beban hidupnya.
Selain bedah rumah, katanya, juga akan menggratiskan bantuan subsidi beras Rakyat Miskin (Raskin) kepada sang nenek Ipitu setiap bulannya.
“Selain Ipitu, ada 9 Kepala Keluarga (KK) lainnya yang di daerah ini diberikan bantuan raskin secara cuma-cuma,” tandasnya. (ady/C)