Site icon Berita Kota Makassar

Mencari Biaya Kuliah Tanpa Merepotkan Orang Tua

LULUS kuliah tanpa memberatkan orang tua adalah keinginan Yama. Dia berusaha bekerja membuka usaha hijabers untuk menanggung biaya hidup selama kuliah, meskipun dia mengaku orang tua masih mampu membiayainya.

Laporan: ARDHITA ANGGRAENI

Perempuan berparas cantik ini-pun memberi tips jika seseorang ingin bekerja sambil kuliah. Menurutnya, tips yang paling utama adalah orang tidak boleh menanamkan rasa gengsi meskipun pekerjaan yang dilakoni termasuk berpenghasilan kecil.
“Saya selalu menanamkan prinsip bahwa bekerja sambil kuliah kita bisa lebih mandiri dan bisa meringankan beban orang tua,” jelasnya di depan penulis sambil menunggu beduk berbuka.
Apalagi, kata Yama, berusaha membuka lapangan pekerjaan sendiri bisa membuka jalan jadi pengusaha dan sekaligus memupuk modal usaha. Tinggal bagaimana kita bisa mengatur antara kuliah dan pekerjaan.”Mengatur waktu kuliah dan pekerjaan memang sulit. Tapi jika sudah berjalan, otomatis lambat laun bisa dikerjakan dengan baik,” jelasnya.
Di depan penulis, Yama juga mengaku, keinginannya untuk berusaha di dunia hijabers karena melihat banyak wanita muslimah di Kota Makassar dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Sulsel mulai mencari tren-tren terbaru hijab, mukenah. Bahkan, tidak hanya kaum wanita, kaum pria-pun mulai mencari baju-baju koko yang tren setiap tahun.
Tentunya, peluang bisnis hijab ini sangat menguntungkan dan berpeluang bisnis yang banyak. Termasuk peluang bisnis penjualan hijab melalui sistem online.”Banyak pebisnis hijab online telah sukses dalam menjalani usaha bisnisnya dan hanya memanfaatkan trend busana muslimah dengan hanya membuka bisnis hijab secara online,” ujar wanita cantik ini.
Di kalangan para hijabers, nama Yama memang sudah tidak asing lagi. Bisnis hijabersnya sudah banyak dikenal orang, termasuk yang memesan di luar Kota Makassar.
Lebih jauh, mahasiswi semester 6 ini mengatakan, bisnis hijabers di Bulan Suci Ramadan sangat menjanjikan, sudah banyak persiapan yang dia dilakukan seperti memperbanyak stok banrang berupa hijab, mukenah dan baju koko untuk pria.
“Mukena dan hijab yang saya jual biasanya dapat pesan melalui media sosial. Bahkan persaingan bisnis hijab dan mukenah di bulan Ramadan memang banyak saingan. Meski begitu saya mempunyai kiat tersendiri dalam menjual produknya,” katanya.
Harganya-pun ujar Yama, beragam tergantung jenis kain yang dipesan. Semakin lembut kainnya semakin mahal harganya. Salah satunya Mukenah Mewah Double Ceruty yang harganya sebesar Rp 2,5 Juta sampai Rp 5Juta.”Mukena Bali banyak yang suka karena kainnya enak digunakan dan dingin,cocok dengan kantong perempuan apalagi banyak motifnya,”ujarnya.
Desain alat sholat yang dijualkan pun beragan mulai dari bordir dan full bordir, pelanggan juga dapat memilih dengan variatif warna dan model yang Fashionabel serta perpaduan elegant dan mewah.(ita/war)

Exit mobile version