Site icon Berita Kota Makassar

Nadjma: Saya Pelajari Dulu Program Pasar UKM

MAKASSAR, BKM– Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Nadjmah Emma yang baru dilantik, Senin (13/6) mengaku, masih mempelajari kembali Program Pasar UKM yang sebelumnya diprogramkan Kadis Koperasi dan UKM sebelumnya, HA Gani Sirman.
“Saya baru dilantik dek. Jadi saya mau pelajari dulu seperti apa program tersebut,” singkat Nadjma Emma saat ditemui BKM.
Ditanya soal kelanjutan program tersebut, Nadjma menegaskan kembali, kalau dia masih belum bisa memutuskannya.”Saya belum bisa putuskan apakah saya tetap lanjutkan kegiatan ini atau bagaimana, karena kita juga tidak bisa paksakan pelaku UKM untuk masuk ke Pasar Segar karena tidak ada aturan di Diskop Makassar,” katanya.
Dia juga mengaku telah melakukan kordinasi kepada mantan Kadiskop Makassar, Gani Sirman yang sejak awal menggagas program kegiatan Pasar UKM, tetapi Gani Sirman menyatakan agar pelaku UKM tidak dipaksa masuk mengisi kios dan lapak yang telah disediakan di Pasar Seggar apalagi aturan juga tidak ada.
“Melihat saya pejabat baru di Diskop Makassar jadi saya harus kordinasi dengan mantan Kadiskop pak Gani Sirman, tetapi beliau mengaku tidak masalah jika pelaku UKM tidak dipaksa masuk ke Pasar Segar dan melaunching kegiatan, apalagi kata pak Gani Sirman itu tidak masuk dalam aturan Diskop Makassar,” akunya.
Sementara itu, mantan Kadis Koperasi dan UKM Kota Makassar, HA Gani Sirman juga tak berkomentar banyak soal program Pasar UKM tersebut.”Saya tidak lagi menjabat dek. Tanyakan maki sama kadis yang baru,” singkatnya.
Seperti diketahui, Program Pasar UKM yang digagas Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar bersama pengelola Pasar Segar bertujuan memasukkan pelaku UKM yang selama ini beraktifitas di lorong untuk berusaha di pusat pertokoan secara gratis. Pihak Pasar Segar memberikan ruang dan tempat sebanyak 100 kios dan lapak untuk ditempati para pelaku UKM secara gratis.
Hanya saja, pelaku UKM tinggal menunggu kesiapan launching dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar sebelum masuk ke Pasar Segar.
Sebelumnya, Pengelola Pasar Segar, Zulkarnain juga mengaku jika beberapa pelaku UKM telah mengambil kios dan lapak. Hanya saja, mereka belum membuka usahanya itu.”Adami yang ambil kios dan lapak, tapi mereka belum buka karena menunggu kepastian dari Dinas Koperasi terkait launching Program Pasar UKM,” akunya. (war)

Exit mobile version