MAKASSAR, BKM — Masyarakat yang membutuhkan obat kini tidak perlu lagi harus keluar rumah. Perusahaan M-Health kini telah menghadirkan suatu produk layanan obat-obatan secara online yang diberi nama ‘Apotek Antar’. Apotek antar ini sendiri sudah hadir dan melayani masyarakat sejak tahun 2012.
Namun seiring semakin tingginya permintaan masyarakat, maka dilakukan pengembangan dengan sistem teknologi kesehatan melalui aplikasi Apotek Antar. Aplikasi ini telah teringrasi dengan aplikasi HaloDoc yang telah dirilis pada 21 April 2016. Hal tersebut dikemukakan Head Marketing & Sales Apotek Antar, Kusumaaji Pramanaji, kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Hotel Maxone Makassar.
Dikatakan, bagi pengguna gadget android, dapat mengunduh aplikasi ini setiap saat. ”Sistem dan jaringan apotek kami yang luas di setiap kota. Jadi melalui kehadiran versi mobile ini akan semakin mengukuhkan ApotikAntar sebagai aplikasi kesehatan pertama, terbesar, dan terkuat di Indonesia,” ujar Kusumaaji Pramanajati.
Dimasa perkenalan ini, ApotikAntar juga memberikan promo free delivery untuk customer yang menggunakan layanan ApotikAntar. ”Kita tak hanya melakukan pengantaran. Namun kita memberikan kode voucher Cobaapotikantar yang akan mendapatkan potongan langsung senilai Rp100.000 bagi pelanggang dengan minimum transaksi Rp300.000. Melalui voucer ini tentu masyarakat dapat merasakan langsung layanan ApotekAntar. Kode voucer juga dapat digunakan kapan saja untuk melakukan transaksi secara berulang,” katanya.
Di Makassar sendiri, jelas Kusumaaji Pramanaji, untuk menggunakan layanan ApotikAntar akan hadir dalam pekan ini setelah diperkenalkan ke publik. Sampai Juni 2016 ini, ApotekAntar telah menggandeng ribuan apotek di seluruh Indonesia. Ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat terlayani dalam pembelian obat secara cepat aman dan nyaman.
Ditambahkan, untuk mendapat pelayanan cepat ?dari sisi pengantaran, pihak perusahaan M-Health telah bekerjasama dengan pihak Gojek dengan jaminan waktu penerimaan barang maksimum satu jam. ”Ada sekitar 640 apotek di Makassar telah dilakukan kerjasama dalam pengembangan ApotekAntar. Untuk mengetahui pasti, maka kami memberikan pelatihan yang dilengkapi dengan pemberian alat pendukung gratis bagi peserta yang telah memenuhi syarat,” jelasnya.
Selain melayani pembelian obat, sambungnya, via aplikasi mobile ApotekAntar juga dapat melakukan pembelian obat dengan resep dokter serta alat-alat kesehatan masyarakat. ”Dan itu hanya melalui pesanan lewat aplikasi untuk memudahkan sistem pelayanan pada produk ?kami,” kunci Kusumaaji Pramanajati. (ish/mir)