Site icon Berita Kota Makassar

15 Kali Membegal, Empat Curanmor, Dua Kakinya Ditembak

MAKASSAR, BKM — Dalam dua hari, Sabtu dan Minggu (18-19/6), aparat kepolisian di Makassar melumpuhkan dua begal yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain itu, tiga anak baru gede (ABG) yang terlibat komplotan begal juga diringkus.
Ilham Renaldi (20), warga Jalan Kemauan 3 ditangkap tim Operasi Lipu 2016 Resmob Polda Sulsel, Sabtu (18/6) pukul 20.00 Wita. DPO kasus begal ini bahkan harus dihadiahi timah panas karena berusaha kabur ketika dibawa untuk dilakukan pengembangan.
Polisi menangkap Ilham di Jalan Maccini Parang, setelah beberapa kali dilakukan pengejaran terhadap dirinya namun selalu berhasil meloloskan diri. Dalam catatan kepolisian, Ilham masuk dalam target operasi (TO) utama. Saat beraksi, ia terkenal sadis. Tercatat sudah 15 kali Ilham terlibat dalam aksi begal. Sementara empat lainnya dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Sesaat setelah ditangkap, Ilham langsung digelandang ke pos Resmob Polda Sulsel di Jalan Hertasning untuk dilakukan pemeriksaan. Dihadapan polisi, Ilham mengaku sudah 15 kali membegal dan 14 kali terlibat curanmor.
”14 kalika, Pak melakukan begal. Empat kali curi motor. Semuanya di Makassarji, Pak,” akunya.
Usai diinterogasi, selanjutnya Tim Resmob membawa Ilham untuk melakukan pengembangan. Ia diminta untuk menunjuk lokasi tempatnya beraksi dan barang hasil curiannya.
Namun, dalam proses ini Ilham mencoba mengelabui petugas dan berusaha melarikan diri. Sudah dilepaskan tembakan ke udara sebanyak tiga kali. Tapi langkah Ilham tak juag terhenti. Akhirnya moncong pistol diarahkan di bagian betis tersangka hingga tumbang. Dua butir peluru bersarang di kakinya. Dia kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
Selain tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit motor merek Yamaha Mio Soul warna biru, satu dompet, satu handphone merek Asus dan satu jam tangan.
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Muchammad Yunus Saputra, mengatakan tersangka Ilham merupakan TO. Dia terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena mengabaikan petugas saat dilakukan pengembangan kasus.
“Kita terpaksa tembak kedua kakinya lantaran mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan,” ujar Kanit Resmob.
Tersangka begal lainnya yang juga ditembak adalah Irsan (26), warga Jalan Kubis. Peluru tajam bersarang di bagian lutut sebelah kanan karena mengabaikan peringatan petugas saat dibawa untuk pengembangan kasus oleh Tim Resmob Polsek Bontoala, Minggu (19/6).
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol H Burhanuddin mengatakan, penangkapan Irsan berdasarkan laporan korban nomor: LP 236/V/2016/Restabes Mks/Sek Bontoala tanggal 30 Mei 2016.
“Tim Resmob Polrestabes yang menerima informasi jika pelaku begal berada di Jalan Balana, langsung menuju ke lokasi dan melakukan pengepungan. Hasilnya, tersangka dibekuk lalu dibawa ke Mapolrestabes Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas H Burhanudin.
Selain tersangka, diamankan pula sejumlah barang bukti. Diantaranya satu unit motor Honda Beat warna biru DD 3393 VR, satu unit handphone, satu unit kunci, satu obeng, satu lembar STNK motor atas nama Busman.
”Tersangka Irsan merupkanresidivis dalam kasus begal. Dia baru bebas dari penjara,” kata Burhanuddin.
Pada 1 Maret lalu, Irsan beraksi di Jalan Veteran Utara. Ia bersama rekannya bernama Irfan alias Ivel berhasil mengambil harta korbannya berupa uang tunai senilai Rp 2 juta. Juga kalung emas dan cincin emas.
Terpisah, pada Minggu (19/6) pukul 00.15 Wita, aparat Polsek Ujung Tanah menciduk tiga pelaku begal. Mereka adalah Kaisar (22), warga Jalan Teuku Umar, Faisal alias Ago (18), warga Jalan Sabutung Baru, dan Fatahullah alias Ulla (18), warga Jalan Barukang Utara Lorong 12.
Dihadapan polisi, Kaisar mengaku ia bersama rekannya yang masih buron, sering melakukan aksi begal. Dia kemudian menyebut lokasinya beraksi di Makassar. Yakni di area pelabuhan, Jalan Tol Sutami, Jalan Sunu dan Jalan Sumba.
Kapolsek Ujung Tanah, Kompol Koswara mengatakan, ketiga pelaku telah diamankan bersama sejumlah barang bukti. Seperti tiga unit sepeda motor yang diduga hasil begal.
”Saat dilakukan operasi gabungan Minggu dinihari, kami menerima informasi jika pelaku begal berada di wilayah Cambaya, tak jauh dari kantor Kecamatan Ujung Tanah. Kami langsung ke lokasi dan berhasil mengamankan Kaisar. Selanjutnya dilakukan pengembangan, dan berhasil mengamankan dua rekannya yang terlibat dalam aksi begal,” jelas Koswara, kemarin. (ish/rus)

Exit mobile version