Site icon Berita Kota Makassar

Danny Fokus Pasar Sentral

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto fokus penuntasan permasalahan di Makassar Mal hingga pedagang masuk berjualan.

Bahkan menjelang pedagang beraktifitas di Makassar Mal atau lazim disebut Pasar Sentral, Danny sapaan akrab wali kota memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar untuk meninjau kondisi yang ada di Pasar Sentral pekan ini.
Pemantauan dilakukan PU, jelas Danny, untuk mengecek dan menganalisis sejauh mana progres pengerjaan pembangunan Pasar Sentral, agar masyarakat khususnya para pedagang dapat mengetahui dan mempersiapkan diri untuk masuk mengisi kios atau lods yang ada.
“Dinas PU harus melakukan peninjauan ke dalam Pasar Sentral dan mencari tahu sejauh mana progres pembangunan Pasar Sentral, supaya kita semua tahu terutama para pedagang sebelum mereka masuk,” tegas Danny kepada BKM, akhir pekan lalu.
Selain itu, Danny juga meminta ke Dinas PU untuk menganalisis penyebab terhambatnya pembangunan Pasar Sentral yang sudah lama terkatung-katung dengan mempelajari betonisasi yang ada.
Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Air Dinas PU Makassar, Fuad mengatakan, untuk menghitung dan mengetahui sejauh mana progres pembangunan Pasar Sentral, pihaknya terlebih dulu memegang rencana anggaran biaya (RAB) dan gambar untuk memudahkan menghitung sejauh mana progres pembangunan Pasar Sentral. Sekaligus melakukan tes beton dan tanah yang masuk dalam aspek sistem galian penahanan beban lateral.
“Untuk menghitung sejauh mana progres pembangunan Pasar Sentral, kita harus memiliki RAB dan gambar untuk memudahkan menghitung progres pembangunan. Pihak pengembang Makassar Tunggal Inti Raya (MTIR) bersedia menyediakan RAB dan gambar kepada kami untuk menghitung progres pembangunan,” katanya. Sedangkan untuk bagian struktur seperti tes beton dan tanah di gedung Pasar Sentral, jelas Fuad, pengecekan aspek sistem galian atau sistem penahanan beban lateral dilakukan secara bersamaan dan hasilnya akan dilaporkan saat rapat bersama kembali digelar,” ucap Fuad, Sabtu (18/6).
Saat ini, tambah dia, pihaknya masih melakukan tes beton dan termasuk mengitung progres pembangunan Pasar Sentral. Namun beberapa waktu lalu saat melakukan peninjauan ke dalam Pasar Sentral, pihaknya menemukan beberapa pembanguan yang kurang memadai seperti halnya sarana parkir kendaraan yang belum memadai dan sarana untuk penyediaan air minum dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sampai saat ini masih dalam proses pengerjaan.
“Kamar mandi juga kami temukan kurang memadai, tetapi sewaktu rapat bersama, Wali Kota Makassar sudah menyampaikan hal itu kepada pihak MTIR dan pihak MTIR berjanji akan menambahkan kamar mandi segera,” tambahnya.(arf/war)

Exit mobile version