Site icon Berita Kota Makassar

Polisi Tembak Bos Geng Lima Jari

JENEPONTO, BKM — Pelarian panjang Joko Siswanto (21) berakhir dramatis. DPO kasus begal yang juga pimpinan Geng Lima Jari ini harus merasakan akibatnya. Iapun terkapar bersimbah darah setelah dihadiahi timah panas petugas kepolisian.
Sebelumnya, Joko diringkus oleh Unit Buser Reskrim Polres Jeneponto dipimpin Bripka Abd Razak di rumah temannya di Jalan Bantabantaeng, Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Sabtu (18/6).
Tersangka yang diketahui beralamat di Jl Kelara Bontosunggu, Keluarahan Empoang, Kecamatan Binamu sebelumnya diringkus tanpa perlawanan.
Namun saat digelandang menuju ke Kabupaten Jeneponto, tepatnya di Kampung Manjang Loe Km 84, tersangka berushaa kabur dengan mengelabui tersangka.
“Tersangka minta berhenti bermaksud untuk buang air kecil. Tanpa curiga, anggota pun mengizinkan tersangka buang air dibalik pohon asam. Namun ternayata tersangka kabur. Tiga kali tembakan ke udara tidak digubris tersangka, hingga kami mengambil upayah tegas dengan melumpuhkan tersangka di bagian kakinya,” tegas Bripka Abd Razak, Minggu (19/6).
Usai ditembak, tersangka langsung dievakuasi ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Bontosunggu untuk menjalani perawatan medis.
Abd Rszak menambahkan, tersangka Joko berhasil diringkus atas keterangan tersangka lainnya yang lebih dulu dibekuk. Dalam catata polisi, tersanga Joko bersama kawanannya terlibat sejumlah aksi begal di wilayah hukum Polres Jeneponto, diantaranya.
Joko dihadapan petugas mengaku lima kali terlibat aksi begal, diantaranya, di Jl Lingkar Bontosunggu Kota, Jl Pahlawan, serta di wilayah Kampung Tolo, Kecamatan Kelara.
“Yang saya ingat cuma lima kali pak. Saya berdua dengan teman saya (Fajar, red) merampas emas dan beberapa ponsel. Kemudian kami jual untuk foya-foya sama teman-teman di Makassar,” beber Joko. (krk-ril)

Exit mobile version