MAKASSAR, BKM– Direktur Pascasarjana, STIM-LPI (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen – Lembaga Pendidikan Indonesia) Makassar, Prof Dr Tajuddin Malik membuka pelaksanaan ujian dan seminar proposal tesis, Sabtu (18/6) di Kampus STIM-LPI, Jalan Bung Makassar.
Turut serta dalam pembukaan itu, para penguji seperti, Asisten Direktur I, Dr Ansar, SE.MSi, Dr Hj Sadariah, SE.MM, Dr Milka Paulu, SE.MM, Dr Asrin Tendi, Prof Dr Mattalatta, Msi, serta 13 mahasiswa program magister program Pascasarjana STIM-LPI Makassar.
Diantara 13 mahasiswa program S2 itu masing-masing, Rusydi Kasim, Zain Syam dari harian Berita Kota Makassar, Bustamin dan Nasrullah.
Adapun para peserta terdiri dua program studi, yaitu magister pendidikan dan magister SDM.
Direktur Pascasarjana, Prof Dr Tajuddin Malik, SE, MSi, Ak, CA dalam bimbingannya banyak menyebut tentang masa depan dan strategi. Apa yang dilakukan saat ini adalah semacam lomba peningkatan produktifitas mahasiswa yang berbasis kompetensi. Berbasis peta dan ilmu pengetahuan.
Ini sangat penting karena seseorang berbicara tentang masa depan dan strategi, harus memiliki pilar pengetahuan yang kuat. Sebabnya ialah, perjalanan ke masa depan yang ditempuh tanpa dibekali dengan peta dan pengetahuan yang bardaya saing, tidak akan membawa siapa pun ke mana-mana.
Karena itu Tajuddin Malik melontarkan sindiran soal kejayaan masa lalu. Artinya, jangan mau terperangkap oleh kejayaan masa lalu. Sebab dengan terperangkapnya kita oleh kejayaan masa lalu, justru menunjukkan bahwa kita tidak melakukan yang terbaik pada saat ini. Padahal era globaliasasi telah membawa dampak terhadap tuntutan kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang semakin kompleks dan menantang untuk dihadapi secara profesional, tandasnya. (zai/war)