MAKASSAR, BKM–Pengelola Pasar Segar makin serius menyediakan tempatnya sebanyak 100 kios dan lapak untuk dikhususkan ke pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang berada di dalam lorong.
Pasar Segar juga telah memberikan fasilitas secara gratis selama tiga bulan mulai Juni, Juli dan Agustus mendatang.
Setelah tiga bulan fasilitas digratiskan, pengelola Pasar Segar bersama pelaku UKM dan Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar akan melakukan kesepakatan perjanjian untuk pinjam pakai kios dan lapak.
Hal tersebut ditegaskan, Manajer Pasar Zulkarnain saat dihubungi kembali BKM, Minggu (19/6).
Zul sapaan akrabnya juga mengatakan, pihaknya tinggal menunggu pelaku UKM masuk semuanya menempati lapak dan kios yang telah disediakan sesuai nama-nama usaha mereka yang telah terpasang di atas kios dan lapak mereka.”Kami sisa tunggu pelaku UKM untuk segera masuk melakukan aktifitas,” tegas Zul.
Sebelumnya, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Makassar bersama pengelola Pasar Segar dan Harian Berita Kota Makassar serta pelaku UKM melakukan pertemuan di Pasar Segar, Jumat (17/6).
Dalam pertemuan tersebut membicarakan perihal perjanjian pinjam pakai kios sentra bazzar Panakkukang Makassar dari pengelola pasar Segar Makassar dan pelaku UKM yang ada di lorong.
Pertemuan dihadiri langsung Kadis Koperasi dan UKM Kota Makassar, Nadjma Emma, Manajer Pasar Segar Zulkarnain dan Direktur BKM, Fachruddin Palapa.
Menurut Nadjma Emma, Diskop Makassar siap memberikan pembinaan kepada semua UKM yang ada di Kota Makassar, termasuk pelaku UKM yang beraktifitas di Pasar Segar.”Kita akan lakukan pembinaan dan penyuluhan soal pengelolaan usaha,” jelas Nadjma Emma.(jun/war)