Site icon Berita Kota Makassar

BPPPA Jamin Tujuh PRT Naik KM Umsini

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Makassar menjamin tujuh orang pembantu rumah tangga (PRT) untuk dapat berlayar menggunakan kapal laut, KM Umsini dari Makassar menuju Larangtuka, Flores, pukul 03.00 Wita, Rabu (22/6).
Sebelumnya ketujuh orang PRT ini tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu identitas lainnya, sehingga menyulitkan mereka pulang ke kampung halamannya.
“Saya dapat informasi kalau ada tujuh PRT tak bisa berangkat. Informasi itu dari Ketua perkumpulan PRT Larangtuka, Sartina melalui telepone pukul 12.00 Wita, sehingga saya langsung ke Pelabuhan Sukarno-Hatta,” tegas Kepala Badan BPPPA Tenri A. Palallo, usai mengantar ketujuh PRT ke pintu masuk KM Umsini.
Tenri mengenal Sartina sebagai relawan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang selama ini aktif mengikuti sosialisasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perdagangan orang.
Untuk menghindari kendala, Tenri menyiapkan tiga surat yakni surat KPPP Kota Makassar, PT Pelindo IV, dan PT. Pelni Cab Makassar. “Buat tiga surat, yang mana cocok digunakan soalnya ini tengah malam,“ kata Tenri.
Saat tiba di pelabuhan Soekarno-Hatta, ternyata surat yang digunakan hanya surat dari PT Pelni.“Saya berterimakasih atas respon GM PT Pelni, pak Bahtiar. Pak Bahtiar juga mengingatkan agar kopian surat jaminan yang ditujukan ke PT Pelni dibawa serta untuk menghindari kendala di atas kapal,” jelas Tenri.
Ketujuh ART tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya, mereka menyampaikan ucapan terimakasih dan berjanji akan kembali ke Makassar dengan identitas. Mereka berada di Makassar rata 12 -24 bulan. Mereka bekerja di bilangan Panakukang. Pilihan kerja di rumah-rumah berdekatan untuk memastikan mereka dapat kumpul dan saling berbagi komunikasi.(arf/war).

Exit mobile version