Site icon Berita Kota Makassar

Nurdin Bisa Raih Rekomendasi Golkar

MAKASSAR, BKM–Bakal calon Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah tetap berpotensi untuk mendapatkan rekomendasi Partai Golkar jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang.
Salah satu pertimbangan, lantaran survei Nurdin Abdullah masih unggul dari Ichsan Yasin Limpo maupun Agus Arifin Nu’mang. Bocoran survei yang dilakukan Pedoman Suara Indonesia (PSI) pekan lalu menempatkan Nurdin dengan elektabilitas 20 persen, Agus 14 persen dan Ichsan 9 persen. Adapun kandidat lain masih berada dibawah lima persen. “Iya survei lembaga awal kami menempatkan Nurdin unggul dari Agus maupun Ichsan YL,”ujar Direktur PSI, Dr Arief Wacaksono.
Peluang Nurdin yang juga Bupati Bantaeng dua periode ini lantaran Golkar selalu memilih kandidat yang memiliki tingkat penerimaan masyarakat yang tinggi.
Partai Golkar juga sedang meneropong untuk Pilkada 2017 di 101 daerah, baik kader diinternal Golkar maupun ekternal.
Jelang Pilgub Sulsel 2018 nanti, Nurdin berpeluang menggandeng Ahmad Tanribali Lamo, sementara Ichsan YL berpeluang menggandeng Rusdi Masse sementara Agus AN berpeluang menggandeng Ashabul Kahfi. Kemukingnan kandidat keempat yakni Aliyah Mustika yang berpeluang berpaket dengan Burhanuddin Andi atau La Tinro La Tunrung.
Soal peluang bendahara Golkar Sulsel, Ichsan YL menggandeng Rusdi Masse, Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Andi Marzuki Wadeng, menilai wacana tersebut terlalu dini. “Saya rasa masih terlalu dini kalau mau memaketkan pak Icsan dengan pak Rusdi. Apalagi di internal Golkar sendiri belum pernah membicarakan soal Pilgub,”ujar Marzuki di ruang Komisi E DPRD Sulsel, (22/6).
Koordinator Sulsel untuk PT Lingkaran Survei Indonsia (LSI), Wiliadi yang dimintai komentaranya soal peluang Nurdin kendarai Golkar serta Ichsan YL berpeluang menggandeng RMS. “Potensi itu memang sangat besar bila Nurdin dapat mengendarai Golkar, meski Ichsan dikenal salah satu kunci untuk mengendarai Partai Golkar. DPP tentu akan melihat seberapa besar survei setiap kandidat,”ujar Adi-panggilan akrab Wiliadi kemarin.
menurut Adi, jika gambaran paket tersebut mendekati kebenaran, maka pertarungan ini akan sangat dahsyat. (jun/rif)

Exit mobile version