MAKASSAR, BKM–Wahyu tak bisa lagi berkutik ketika aparat Gabungan Operasi Lipu 2016 meringkus dirinya,
Selasa (21/6) malam di Jalan Sukaria. Dalam catatan kepolisian, Wahyu bukan hanya dikenal terlibat aksi
pembobolan rumah, namun juga spesialis jambret di wilayah Kecamatan Panakkukang.
“Saya lima kali melakukan aksi begal Pak. Tapi saya tidak sendiri. Saya bersama teman bernama Izul Muslimi
(16), warga Jalan Sukamaju,” ungkap Wahyu saat diinterogasi polisi.
Wahyu menyebut, lima lokasi yang pernah dia tempati beraksi adalah Jalan Abdullah Daeng Sirua, Inspeksi Kanal Racing Center dan Sukaria. “Ada lima lokasiji Pak yang pernah saya lakukan begal,” katanya.
Pemuda yang kesehariannya bekerja sebagai juru parkir (jukir) di depan Masjid Baiturrahman ini lalu dibawa
polisi untuk melakukan pengembangan dengan menunjukkan rumah rekannya Izul Muslimin.
Hanya dalam tempo singkat, Izul Muslimin diringkus.
“Saat pulang pengembangan, tersangka coba melarikan diri. Terpaksa kami tembak,” tegas Kanit Resmob Polda
Sulsel, AKP Muchammad Yunus Saputra. (ish)