Site icon Berita Kota Makassar

Pembebasan Lahan MRR Berharap di APBN-P

MAKASSAR, BKM– Poyek jalan lingkar tengah atau middle ring road (MRR) saat ini mandek karena terkendala pembebasan lahan.
Sebenarnya, pusat sempat mengalokasikan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp15 miliar tahun lalu. Namun sayang, dana itu tidak dipergunakan secara maksimal sehingga ditarik dan dipergunakan untuk pembebasan lahan di Bypass Mamminasata.
Alasan dana tersebut tidak dipergunakan, menurut Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto karena pencairannya dilakukan Desember.
Agar proyek ini kembali berjalan, dia sedang mengusulkan dan memperjuangkan kembali agar MRR mendapat kucuran dana dari pusat untuk pembebasan lahan.
“Kami berharap pembebasan lahan Middle Ring Road bisa masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara – Perubahan (APBN-P) 2016,” ungkapnya usai menghadiri Milad UMI ke-62 di Auditorium Al Jibra, Kamis (23/6).
Danny juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait mengenai persoalan ini. Bahkan harga NJOP lahan disana sudah dikunci. Tetapi jika memang nantinya tidak terselesaikan karena masalah harga maka akan dikonsinyasi.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang berharal pemerintah kota dapat segera merampungkan masalah pembebasan lahan tersebut sehingga pengerjaan fisik dapat segera dilakukan.
Agus menegaskan, tahun ini tak ada alokasi anggaran pembebasan lahan.
“Setahu saya anggaran pembebasan lahan tahun lalu ada. Tapi kalau kemudian dinyatakan tidak ada berarti mereka tidak menyerap keseluruhan,” paparnya
Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan MRR yang menjadi salah satu proyek jalan mengatasi kemacetan di Makassar, terhenti untuk sementara. Hal ini disebabkan lahan yang diperuntukkan untuk pengerjaan tidak tersedia.
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VI Makassar menjadwalkan pada pengerjaan fisik MRR tahap pertama mencapai sepanjang 800 meter. Tapi sampai saat ini lahan baru dibebaskan baru mencapai 450 meter sedangkan 350 meter belum tersentuh. (rhm/war)

Exit mobile version