Site icon Berita Kota Makassar

Buka Puasa Paling Suka Kapurung Dicampur Kerang

TAK ada satupun ayat dalam Alquran yang menjelaskan jika orang kaya ataupun pejabat dan orang miskin, memiliki kedudukan yang berbeda di mata Tuhan. Semuanya setara dalam menjalankan ibadah. Termasuk berpuasa di bulan Ramadan.

Laporan: Irwan Musa

MENJABAT sebagai Bupati Luwu, Andi Mudzakar tetap sederhana dalam menjalankan ibadah puasanya. Bupati dua periode yang akrab disapa Cakka ini punya menu berbuka puasa yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat umum lainnya di Bumi Sawerigading.
Makanan favorit Cakka saat berbuka puasa adalah kampurung udang dicampur joy (kerang). Makanan khas Tana Luwu yang berbahan baku sagu dan sayur sayuran ini merupakan menu andalan saat berbuka puasa di Rujab Bupati Bukit Limpujang, Belopa. Bersama istrinya Andi Tendri Karta, menu udang campu kerang wajib disajikan di atas meja makan.
Menu lain yang juga menjadi pelengkap dan kesukaan Cakka, yakni kue dadar disambal manis tanpa isi.
“Saya paling suka kapurung apalagi dicampur udang atau joy. Waduh, sangat nikmat,” kata Cakka.
Menu berbeda namun tetap sederhana juga tersaji di saat makan sahur. Bupati yang hobi off road dan adventure ini justru hanya makan mie instan plus telur dadar. Ada pula ikang kering digoreng sambal.
”Kalau waktu sahur, makanan kesukaan saya itu mi goreng, telur dadar ditambah ikan kering goreng sambal. Rasanya sungguh nikmat,” terangnya.
Dijelaskannya, bulan ramadan adalah bulan penuh magfirah. Karena itu, untuk apa minta makanan yang bermacam-macam. Cukuplah menu yang sesuai dengan selera. Sebab yang paling utama dalam berpuasa adalah ibadah kepada Allah SWT. Bukan jenis makanan yang wah.
Ada alasan khusus kenapa sampai Cakka lebih suka mengonsumsi kapurung yang terbuat dari sagu. Bahkan ia selalu menikmatinya ketika berbuka puasa bersama, baik dengan forum muspida maupun elemen masyarakat Luwu.
”Kapurung itu kan terbuat dari sagu. Dia bisa jadi perekat bagi kita di Luwu. Sama dengan bahan bakunya yang lembek. Itulah makna kapurung bagi saya,” tandas Cakka.
Dia berharap, ramadan tahun ini seluruh PNS dan masyarakat Luwu betul betul memanfaatkan momentum bulan suci ini untuk lebih meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
”Karena belum tentu kita dapat bersama-sama menjalankan ramadan tahun depan. Saran saya, perbanyaklah ibadah dan berbuat baik kepada Allh SWT dan sesama kita umat manusia” tandas putra tokoh Kahar Mudzakkar ini. (*/rus/b)

Exit mobile version