JENEPONTO, BKM — Hampir banyak kabupaten di bulan Ramadan 1437 H diperhadapkan beragam gejolak ekonomi, termasuk di Kecamatan Tamalatea Jenepono. Ini disebabkan karena sirkulasi ekonomi senantiasa dinamis dan kehidupan masyarakat bergerak aktif dalam berbagai interaksi. Hanya saja ada yang aktif dan cepat dalam perubahan tersebut, namun ada pula yang lamban.
Perubahan akan banyak ditentukan masyarakat atau bangsa itu sendiri. Sebagaimana peringatan Allah SWT, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, hingga mereka mau mengubahnya sendiri…”
Demikian diuraikan Camat Tamalatea, Muh Basir, sesaat Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dan rombongan melakukan Safari Ramadan dengan berbuka puasa bersama di rumah jabatan Camat Tamalatea, akhir pekan lalu.
Usai buka puasa Tim pimpinan Bupati saat itu melakukan kunjungan ke masjid Nurul Muhammad Lingkungan Borong Tammatea, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, juga Tim Wakil Bupati mengadakan kunjungan serupa di Kecamatan Bontoramba.
Camat Muh Basir yang juga berkualifikasi sarjana agama itu mengatakan, di bulan puasa ini warganya berkonsentrasi pada potensi internal dengan mengarahkan kepada rumah tangga masyarakat untuk memperoleh pendapatan (bisnis pasar lokal dan bisnis antar kabupaten) sebagaimana giatnya di luar ramadan.
“Kita meakukan terobosan yang penajamannya melalui interaksi kepekaan sosial. Karena itu komparasi nilai-nilai tauhid dengan era globaisasi, pilar pemikirannya dibutuhkan keseimbangan dan kejujuran. Artinya, kalau globalisasi telah membawa dampak terhadap tuntutan kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan telah merambah kesegala lini kihidupan masyarakat, kini kian menjadi inspirasi dan menantang untuk dihadapi secara profesional,” kuncinya. (zai/ril)