MAKASSAR, BKM–Partai Golkar Sulsel belum membahas soal persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda), padahal batas akhir yang diberikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar yakni Akhir Juli.
DPP sebelumnya telah menyurati DPD I Golkar Sulsel agar menggelar Musda pada 25 Juni, namun karena pertimbangan masih dalam suasana ramadan, Sulsel mengajukan usul agar Musda digelar usai idul fitri. “Belum ada rapat untuk membahas soal persiapan Musda Golkar Sulsel,”ujar Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Rusni Kasman, Jumat (24/6).
Hal sama dilontarkan sekretaris Golkar Sulsel, H Pangerang Rahim jika belum ada panitia untuk Musda nanti.
Jelang Musda, kans Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk kembali memimpin beringin rindang ini masih cukup besar, kecuali DPP tidak lagi menginginkannya berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) Musda tentang larangan calon yang memiliki keluarga dengan garis keturunan langsung yang tercatat dipartai lain.
Jika SYL batal maju, maka bendahara Golkar Sulsel Ichsan Yasin Limpo yang berpeluang memimpin partai yang didirikan pemerintah orde baru ini. “Saya tentu akan maju memperebutkan posisi ketua dewan pertimbangan , jika pak Syahrul maju di Musda,”ujar Ichsan baru-baru ini. (rif)