MAKASSAR, BKM — Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan pemukiman dan los Pasar Pannampu, Minggu (26/6) sekitar pukul 13.00 Wita. Sebanyak 63 rumah ludes dilalap si jago merah. Sedikitnya 82 kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat bernaung.
Ribuan pedagang pasar berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Namun, hunian yang juga dijadikan lapak berjualan itu terbuat dari kayu, dengan mudah terbakar api dan merembet ke rumah penduduk sekitar.
Lokasi kebakaran tepat berada di tengah-tengah Pasar Pannampu, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo. Para sanak saudara saling membantu untuk menyelamatkan diri.
Api yang berkobar begitu cepat dan cukup besar, tak mampu dipadamkan secara manual. Barulah setelah petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi, api baru bisa dikuasai.
H Rosmawati (50), Ketua RT 06/RW 07 Kelurahan Panampu, menyebut ada sebanyak 63 rumah yang terbakar. Diperkirakan, api bermula dari rumah seorang warga bernama Tuti. ”Diduga ia sedang memasak lalu meninggalkannya,” kata Rosmawati, kemarin.
Api yang membakar membakar rumah Tuti, selanjutnya merembes ke rumah warga lainnya. ”Kami bersama warga lain berusaha memadamkan api, namun tidak bisa karena apinya teralu besar dan sudah menguasai puluhan rumah. Setelah tujuh unit mobil pemadam kebakaran tiba, api baru dijinakkan setelah tiga jam berkobar,” terang Rosmawati lagi.
Ada peristiwa menarik dalam musibah kebakaran ini. Salah seorang bocah bernama Jupe (5), sudah berada di luar rumah ketika api membakar tempat tinggalnya. Namun entah kenapa, tiba-tiba ia kembali ke dalam rumahnya.
Ketika api berhasil dipadamkan, Jupe yang paling dicari oleh keluarganya. Mereka khawatir bocah tersebut mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.
Setelah warga beramai-ramai melakukan pencarian, bocah tersebut ditemukan bersembunyi di dalam sebuah freezer (alat pendingin) ayam potong.
”Saat api membakar rumahnya, bocah itu (Jupe) masuk ke dalam. Ternyata dia masuk ke dalam freezer ayam,” terang Rosmawati.
Pascakebakaran, puluhan korban yang kehilangan tempat tinggal langsung dievakuasi dan mengungsi di rumah keluarga masing masing. Untuk sementara waktu para korban ditampung di Masjid Jannatul Firdaus Pasar Pannampu. (ish/rus)
Bocah Selamatkan Diri Dalam Freezer Ayam
