Site icon Berita Kota Makassar

Dari Jurnalisme Tiga Air ke Jurnalisme Pro Kemajuan

SELASA, 28 Juni hari ini menjadi momentum penting bagi Harian Berita Kota Makassar (BKM). Hari ini, surat kabar anak perusahaan Fajar Group itu genap berusia 19 tahun.
Sepanjang perjalanannya, koran ini sudah beberapa kali melakukan revolusi-revolusi kecil dan perubahan. Termasuk berani berubah menjadi surat kabar harian sejak 28 Juni 1997. Sebelumnya koran ini pernah menjadi surat kabar mingguan dan dwimingguan selama beberapa tahun dengan mana Bina Baru Makassar.
Di usianya yang 19 tahun, Berita Kota Makassar tampil sebagai bacaan alternatif dengan mengubah paradigma jurnalistik. Paham bad news is the best news (kabar buruk itu adalah berita bagus) kami ubah menjadi the best news is the best news (kabar baik itu justru yang menjadi berita baik). Chairman Fajar Group, HM Alwi Hamu setiap saat mengingatkan kepada kami tentang paradigma baru jurnalistik ini.
Paradigma baru jurnalistik ini kami interpretasikan dalam bentuk jurnalisme kemajuan. Jurnalisme kemajuan bukan berarti antikritik. Jurnalisme kemajuan lebih mengarah pada peranan media dalam berkontribusi dalam kemajuan daerah. Kami yakin jika daerah maju, maka dunia usaha termasuk bisnis media juga ikut maju.
Kami sudah meninggalkan berita tiga air yang menjadi trade mark koran ini beberapa tahun silam. Saat menjadi koran kriminal, berita-berita koran ini selalu “basah” yang menjadi penanda berita-berita kriminal. Basah karena mengandung tiga air yakni darah, air mata, dan air mani.
Konsep “Tiga Air” itu kini sudah kami tinggalkan. Kami kini fokus mngembangkan konsep jurnalisme pro kemajuan. Jurnalisme pro kemajuan tidak hanya menyajikan berita, tetapi juga membuat berita. Di era modern ini, koran tidak boleh hanya sibuk menyajikan berita, tetapi ia juga harus bisa membuat peristiwa yang bisa diberitakan.
Implementasi jurnalisme kemajuan itu antara lain berbentuk kolaborasi media dengan pemerintah. Di lingkup Pemerintah kota Makassar, BKM telah memelopori beberapa gerakan masyarakat untuk penanganan kebersihan. Mulai dari program Makassar Bebas Sampah (Mabasa), Makassar Bebas Banjir (Mabaji), hingga ke program Makassar Majukan Lorong (Mabello).
Kini, kami fokus pada program Makassar Majukan Lorong (Majurong) dan Makasar Lorong Inspirasi (Maroasi). Semua program ini merupakan bukti konkret partisipasi media, khususnya Berita Kota Makassar dalam turut serta memajukan Kota Makassar.
Lewat program Majurong dan Maroasi, kami bersama pemerintah kota Makassar berkeliling kecamatan dan masuk lorong dalam menggugah kesadaran warga dalam membersihkan kota. Boleh jadi Piala Adipura yang diraih pemerintah kota Makassar 2015 lalu juga ada kontribusinya program Mabasa dan Mabello Harian Berita Kota Makassar.
Selain dengan instansi pemerintah, Berita Kota Makassar juga membangun sinergitas dengan institusi kepolisian melalui program Polisi Temanta. Program Polisi Temanta diawali di Parepare pertengahan 2015 tahun lalu. Program ini menitikberatkan semangat kebersamaan dan persahabatan antara polisi dengan warga.
Polisi Temanta menjadi program yang menjadikan polisi sahabat rakyat dan rakyat menjadi sahabat polisi. Yang pasti, program ini tidak saja mengangkat harkat dan marwah kepolisian di daerah, tetapi juga mampu meredam angka kriminalitas di daerah bersangkutan.
Tahun ini, Program Polisi Temanta kembali kami lanjutkan dalam skala lebih besar. Tidak hanya di Parepare saja, tetapi juga di seluruh wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan. Selain dalam model kegiatan di masyarakat, Polisi Temanta juga menjadi rubrikasi baru di koran ini; Tribrata News (Polisi Temanta) yang terbit dua kali dalam sepekan.
Kapolda Sulsel, Irjen (pol) Anthon Charliyan bahkan mengatakan Berita Kota Makassar (BKM) menjadi koran pertama di republik ini yang meng-koran-kan berita portal polisi www.tribrata-news.com. Memang berita-berita yang diterbitkan dalam rubrik Tribrata News Harian Berita Kota Makassar merupakan hasil karya Humas di 25 Polres di Sulsel. Karena jumlahnya yang sangat banyak, redaktur Tribrata News harus punya waktu lebih dalam menyeleksi berita-berita yang masuk.
Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjasa menjadikan Berita Kota Makassar tetap eksis hingga memasuki usia 19 tahun ini. Ucapan serupa kami tujukan kepada pembina dan senior-senior mantan jurnalis Berita Kota Makassar yang telah membangun pondasi di koran ini. Dirgahayu ke-19 Harian Berita Kota Makassar!!!!! (fachruddin palapa)

Exit mobile version