RANTEPAO, BKM — Warga Jalan Tagari Tallung Lipu, Toraja Utara dibuat heboh dengan penemuan salah seorang warga yang tewas gantung diri. Ondo (29) ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung di dalam kamarnya, Senin (27/6).
Mayat korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya, Ampo Lembang sekitar pukul 06.00 Wita. Sebelumnya, ia mengetuk-ngetuk pintu kamar berkali-kali namun tidak ada respon.
Karena curiga, Ampo Lembang kemudian berusaha mengintip dari jendela. Alangkah kagetnya ia setelah melihat di lantai terdapat bercak darah dan sangkur, sementara anaknya tidak terlihat.
Ampo Lembang yang curiga dengan kondisi kamar anaknya, segera memanggil tetangganya Aman Allobua. Mereka kemudian mendobrak pintu. Di situ ditemukan korban Ondo sudah tergantung, dan terdapat luka dibagian dada dan perut sebelah kiri.
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Matius M Tappi yang dikonfirmasi, Selasa (28/6) melalui telepon selularnya, membenarkan kejadian ini.
Menurut Kasat, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kematian Ondo yang juga mantan penyiar radio itu sangat mencurigakan. Karena tanda-tanda seseorang murni bunuh diri tidak ditemukan di TKP.
Untuk memastikan motif kematian Ondo, pihak Polres Tana Toraja sudah komunikasi dengan Labfor Forensik Polda untuk melakukan otopsi.
”Kain yang digunakan korban gantung diri ke tiang ditemukan bercak darah. Situasi dalam kamar pantas dicurigai,” jelasnya.
Sambil menunggu otopsi dari Forensik Polda, jenazah korban kini disemayamkan di kamar mayat RS Elim Rantepao. (gus/rus/c)
Kematian Mantan Penyiar Radio Mencurigakan
