MAKASSAR, BKM — Duel tangguh akan tersaji di Stadion Bordeaux, Minggu (3/7) dinihari. Dua tim tangguh di benua Eropa, Jerman vs Italia akan saling jajal. Beragam komentar dan analisis pun mengemuka dari berbagai kalangan terhadap laga ini. Tak terkecuali para ustadz muda di Kota Daeng.
Ustadz H Satriawan Bakri,Lc yang dimintai komentarnya, Jumat (1/7), mengatakan jika melihat performa Jerman dalam perjalanan di Piala Eropa 2016 dan sukses menapaki babak perempatfinal dengan sempurna, ia mengunggulkan Jerman bisa keluar sebagai pemenang.
Menurut ustadz muda jebolan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir ini, pertemuan kedua tim di perempat final merupakan pertarungan klasik antara dua tim terbaik di Euro 2016.
Jerman, kata dia, maju ke perempat final usai menghentikan Slovakia dengan skor meyakinkan 3-0. Sedangkan Gli Azzurri menundukkan juara bertahan Spanyol di perdelapan final dengan skor 2-0.
Ustadz Satriawan bahkan memuji penampilan Italia yang tidak diduga bisa melaju hingga sejauh ini. Maklum saja, skuat Antonio Conte melangkah ke Piala Eropa dengan pemain yang bisa dibilang biasa-biasa saja atau minim pemain bintang.
“Pertandingan perempat final (Jerman vs Italia) adalah pertandingan antara dua tim yang memainkan sepakbola terbaik di Euro 2016 sejauh ini. Prediksi saya skor 2-1 untuk kemenangan Jerman,” jelasnya.
Sementara ustadz Takdir memilih mengunggulkan Italia. Gli Azzuri dalam analisis ustadz berlatar belakang pegawai bank ini, karena permainan yang semakin lama kian solid di semua lini.
Bukti keperkasaan tim besutan Antonio Conte ketika anak asuhannya sukses menghancurkan sang juara bertahan Spanyol di fase knock out, dengan skor dua gol tanpa balas.
“Cara Italia bermain benar-benar mengesankan. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat terbuka, menarik dan dengan intensitas yang tinggi,” urai Takdir.
Menurut Takdir, kemenangan atas tim Matador –julukan timnas Spanyol– di pertandingan 16 besar akan semakin membantu Gli Azzurri pada hari Minggu nanti bisa mengirim pulang tim berjuluk Der Panzer tersebut.
Sayangnya, jelang partai perempat final Piala Eropa 2016, Minggu (3/7) dinihari nanti, Gli Azzurri ditimpa sejumlah permasalahan kebugaran dan cidera.
Kondisi kebugaran Daniele De Rossi dinilai mengkhawatirkan, setelah pelatih Antonio Conte mengganti dirinya dengan Thiago Motta di awal-awal babak kedua.
Pemain yang beroperasi di lini tengah itu berjalan keluar dari lapangan saat lawan Spanyol karena rasa sakit di pinggulnya.
Belum ada informasi cukup detail mengenai kondisi De Rossi. Termasuk apakah dirinya bisa bermain lawan Jerman atau tidak. Sebelumnya, Motta juga dipastikan absen karena sudah menerima kartu kuning yang kedua dari dua pertandingan.
”Kita lihat saja siapa yang akan diturunkan sebagai pengganti. Intinya, coach Conte belum bisa menentukan siapa yang akan diturunkan. Meski demikian masih ada Stefano Sturaro yang bisa berperan di depan pemain bertahan,” tandas Takdir.
Bahkan Conte saat pertandingan lawan Spanyol sudah harus berimprovisasi mengganti Antonio Candreva dengan Alessandro Florenzi di sayap kanan.
”Itu menunjukkan bahwa pemain di bangku cadangan sama kualitasnya dengan pemain inti. Italia menang dengan skor 2-0,” tukas Takdir. (ila)