PASANGKAYU, BKM – Tak terima ditegur polisi, segerobolan geng motor terlibat bentrok dengan polisi seusai pawai takbiran. Bentrokan terjadi tepat di jalan trans Sulawesi depan kantor bupati Mamuju Mara (Matra) provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa malam (5/7). Aksi saling pukul antara polisi dan segerombolan geng motor pun tak terhindarkan.
Bentorkan terjadi saat segerombolan geng motor menggunakan trotoar jalan sebagai tempat parkir ditegur polisi lalulintas yang bertugas mengamankan posko lebaran. Namun teguran tersebut mendapat perlawanan dari sejumlah pemuda yang tengah asik bersantai dengan sepeda motornya di atas trotoar. Akibatnya, aksi saling pukul antar kedua kubu tak terhindarkan.
Sementara sejumlah pemuda yang berada di lokasi tersebut diduga sedang teler hingga mencoba mengejar salah satu anggota satuan lalulintas Polres Matra. Beruntung, saat kejadian sejumlah polisi berpakaian preman dan seragam lengkap masih berada di lokasi dalam rangka pengamanan malam takbiran. Sehingga kedua kubu yang terlibat bentrok dapat dipisahkan.
Dari kejadian tersebut sempat membuat jalur trans sulawesi menjadi macet akibat kerumunan massa yang pada saat itu baru selesai melaksanakan pawai. Takbiran keliling Pasangkayu yang dilepas langsung Bupati Mamuju Utara. (ala/mir/c)
Ditegur, Geng Motor-Polisi Bentrok
