Site icon Berita Kota Makassar

PMII Menjadi Penyumbang Terbanyak Menteri

MAKASSAR, BKM–Dengan usia 56 tahun, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dianggap sebagai organisasi yang sangat mapan, sebab mampu mendistribusikan kadernya di sejumlah lini stategis. Apalagi sejak pengumunan Kabinet Kerja Jokowi-JK Oktober 2014 lalu.
PMII menjadi penyumbang terbayak menteri, terhitung 5 kader “biru-kuning” ini menjadi menteri, sebut saja, Menpora Imam Nahrawi, Menaker Hanif Dhakiri, Mensos, Khofifah Indar Parawansah, Mendes PDTT, Marwan Jafar dan Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.
Belum lagi, Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen Golkar, Idrus Marham juga merupakan kader terbaik PMII.
Tokoh-tokoh PMII di Sulsel juga tak kalah kualitasnya, misalnya Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, Politisi DPP PPP, Andi Jamarro Dulung, Rektor UNM, Prof Husain Syam, Rektor UMI, Prof Masrurah Mokhtar, Kepala Kanwil Kemenang Sulsel, Abdul Wahid Thahir, Ketua KPU Sulsel, Iqbal Latif, Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi dan sejumlah tokoh lainnya.
Rangkaian reuni IKA-PMII di Sulsel ini juga membicarakan agenda strategis lainnya bagi pengembangan PMII. IKA-PMII dituntut segera membangun Wisma Pergerakan yang akan dimanfaatkan menjadi pusat pendidikan dan pelatihan bagi warga PMII dan masyarakat umum.
Susana khidmat, hangat dan tak berjarak menyelimuti Sandeq Ballroom Grand Hotel Clarion Makassar, ratusan alumni PMII Se-Sulsel memadati ruangan, mereka datang dari lintas generasi dan angkatan. Rupanya Ikatan Keluarga Alumni PMII (IKA-PMII) menghelat Reuni Akbar dan Halal Bi Halal. Minggu (10/6) sebagai salah satu langkah awal untuk tumbuh dan besar di Sulsel.”Reuni ini menjadi fase penting dalam menegaskan dan memposisikan peran serta PMII. Sekaligus menjadi tolak ukur investasi peradaban PMII menuju kemajuan masyarakat secara umum,”ujar ketua panitia reuni Azhar Arsyad yang tak lain adalah Ketua DPW PKS Sulsel ini. (rif)

Exit mobile version