Site icon Berita Kota Makassar

Banyak PNS Masih Mangkir Masuk Kantor

MAMUJU, BKM — Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh terlihat sangat kecewa akibat banyaknya PNS yang tidak masuk bekerja dihari pertama kerja pascalibur panjang lebaran. Kekecewaan Anwar disampaikan kepada wartawan usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulbar, Senin (11/7).
Gubernur Anwar Adnan Saleh menegaskan, bagi PNS yang tidak hadir dihari pertama kerja akan diberikan sanksi. Adapun sanksi yang akan diberikan yakni pemotongan Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP). ”Kami sudah mengeluarkan surat edaran sebelum lebaran. Bagi PNS yang tidak hadir kita potong TPP nya sepuluh persen. Kalau dua hari tidak masuk maka kita potong dua puluh persen,” tegas gubernur dua periode itu.
Selain itu, bagi oknum PNS yang membangkan terhadap surat edaran yang dibuatnya, ia mendesak kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memberi sanksi tegas. ”Jangan juga ada pimpinan SKPD membela anggotanya. Ini harus ada tindakan keseriusan supaya PNS yang malas ini dapat melakukan perubahan mental,” katanya.
Anwar berharap dengan adanya sanksi yang akan diberikan, pada PNS yang masih mangkir alias tidak masuk pada hari pertama kerja ini dan tidak ada penyampaian, maka kepada PNS yang bersangkutan gubernur meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar untuk menindaklanjuti PNS malas yang tidak masuk kantor dihari pertama pascalibur lebaran Idul Fitri.
”Ini supaya ada efek jera kepada PNS yang malas masuk kerja,” tandasnya.
Kepada PNS dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar yang sudah masuk kerja pada hari pertama ini tetap memberikan pelayanan serta aktivitasnya tetap dijalankan dalam tugas-tugas pokoknya masing-masing. Juga, dapat meningkatkan kualitas kerjanya. (ala/mir/c)

Exit mobile version