MAKASSAR, BKM — Penyakit miom dan kista bagi masyarakat awam hampir disamakan. Karena sama-sama mengganggu organ reproduksi perempuan. Tetapi sebenarnya, kedua penyakit tersebut berbeda. Miom adalah sejenis daging tumbuh yang menempel pada rahim. Sedangkan kista bukan terbentuk dari daging tetapi berisi cairan.
Kebanyakan miom tidak berakhir dengan kondisi menjadi kanker. Dengan penanganan operasi yang benar, miom sering diketahui tidak tumbuh kembali. Di samping itu, sebuah miom kecil seukuran kacang hijai baru akan tumbuh besar setelah mencapai puluhan tahun. Miom kerap menyerang rongga rahim.
Jika saluran rahim sampai terhambat maka dapat mengganggu kehamilan. Namun bila tidak, wanita masih bisa terbuahi sel telurnya. Miom tidak perlu dioperasi jika tidak ada keluhan yang muncul seperti darah haid mendadak cukup banyak atau nyeri haid berlebihan. Jika ukurannya cukup besar mungkin harus dilakukan tindak operasi.
Tapi tidak demikian jika serangan tumor itu berupa kista. Kista yang sering bersarang di ovarium dapat berubah menjadi agresif dan membentuk kanker (tumor ganas). Terutama pada kista ovarium yang berunsur padat, punya dinding tidak rata. Saat menyerang, kista ini disertai adanya cairan di rongga perut yang muncul di ovarium kanan dan kiri.
Semua bentuk kista ovarium dapat mengganggu reproduksi terutama jika ukurannya mencapai 4cm. Oleh sebab itu, sebaiknya penangan kista ini jangan sampai terlambat. Jika terdeteksi lebih dini mungkin untuk sembuh secara tuntas. Penderita kista kadang tidak merasakan keluhan apapun. Namun apabila terjadi keluhan, keluhan yang dirasakan antara kista dan miom hampir sama, yaitu rasa nyeri diperut bagian bawah, nyeri yang berlebih saat haid, nyeri saat berhubungan seksual, sering buang air, jika kista yang ada dirahim memiliki ukuran yang besar penderita akan merasakan adanya benjolan diperut bagian bawah.
Penyakit miom biasanya dipicu faktor hormonal, stress dan gaya hidup yang kurang sehat. Ukuran miom akan bertambah selama wanita masih dalam kondisi produktiuf. Miom ini akan selau berkembang apabila terjadi kehamilan. Namun saat usia menopause, miom dapat mengecil seirin turunnya kadar hormone estrogen pada wanita.
Konsultan Klinik Pengobatan Tramedica Medical Nature Ratu Givana, Winda Anugrah, mengatakan, hingga kini para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kista. Namun banyak ahli kedokteran menduga, kista dipicu faktor keturunan dan paparan zat yang bersifat karsinogenetik.
Klinik Pengobatan Tramedica Medical Nature International Ratu Givana mempunyai formulasi herbal terstandar internasional yang mampu mematikan akar jaringan kanker dan tumor tanpa operasi. Klinik Pengobatan Tramedica juga memberikan solusi kepada masyarakat yang ingin mencegah secara dini tumor dan kanker.
”Metode pengobatannya dengan menggunakan ramuan ekstrak herbal yang sudah diriset dan diuji secara klinis diberbagai negara maju. Ekstrak herbal tersebut didatangkan langsung dari negara-negara penghasil herbal terbaik di dunia, seperti dari Mongolia, Brazil, Singapura, dan Guang Zhou (Tiongkok),” jelas Winda ketika ditemui BKM di tempat praktiknya, Jalan Topaz Raya 2 Blok F No 50 Panakkukang Makassar, kemarin. (mir)
Kista Ovarium Berpotensi Jadi Kanker
