SIDRAP, BKM — Kapolres Sidrap, AKBP Anggi Naulifar Siregar menegaskan, pihaknya siap membantu Satnarkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) dan Polres Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) dalam mengungkap sindikat narkoba jaringan Malaysia.
Sebab, kasus penyelundupan narkoba ini sudah menyasar tiga provinsi termasuk Polda Sulselbar.
Anggi mengatakan, penanganan kasus narkoba jaringan Malaysia yang diduga melibatkan empat warga Sulawesi Selatan dan dua diantaranya tercatat warga Sidrap, Ruslan dan Karatte, menjadi kewenangan penuh Polres Nunukan dan Polda Kaltim sebagai lokasi pengembangan pelarian para tersangka.
“Sebenarnya itu ranah Polres Nunukan dilihat dari locus delicti (lokasi kejadiann, red), namun karena pengembangannya mengarah ke Sidrap dan daerah tetangga lainnya, maka Polres Sidrap tentu siap membantu Polres Nunukan dalam mengungkap kasus itu,” tegas Anggi, di kantornya, Senin, (11/7).
Perkembangan terkini, empat warga Sulsel yang dijemput anggota buru sergap (Buser) Reserse Narkoba Polres Nunukan beberapa waktu lalu itu, telah berada di Polres Nunukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Empat terduga sindikat narkoba jaringan internasional diterbangkan ke Nunukan yakni Karate, (42), warga Jl Jambu, serta Ruslan, (30), warga Jl Mentimun, keduanya warga Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap.
Termasuk dua terduga lainnya, yakni Andi Asdar, (30), warga Jl Andi Cammi, Kota Parepare, serta Asri, (29), warga Jl. Poros Barru, Soppeng.
Kaurbin Ops Reserse Narkoba Polres Sidrap, Aiptu Joni Mamisa sebelumnya bahwa aparat Polres Nunukan berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 3 kilogram di Pelabuhan Nunukan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, empat terduga sindikat narkoba yang telah dibawa ke Polres Nunukan itu, terdeteksi berada dibalik bisnis narkoba skala besar tersebut. (ady/C)
Polres Siap Kerjasama Polda Kaltim

BKM/PURMADI BEBAS PERCALOAN-Kapolres Sidrap, AKBP Anggi Naulifar Siregar didampingi Kasat Intelkam, AKP Fantry Taherong menandatangani MoU Deklarasi Komitmen SKCP bebas dari percaloan di Aula Mapolres Sidrap, Selasa (3/5).