Site icon Berita Kota Makassar

688 Koperasi di Makassar Mati Suri

MAKASSAR, BKM– Di Hari Koperasi 12 Juli kemarin, Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar masih menyisahkan persoalan terkait masih adanya 688 koperasi yang tercacat tetapi tidak aktif atau mati suri.
Tidak aktifnya ratusan usaha koperasi tersebut akibat kepengurusan yang tidak memadai dan tidak melakukan rapat anggota tahunan (RAT).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Nadjmah Emma kepada BKM menyebutkan, dari sebanyak 1.531 koperasi yang terdata, koperasi yang masih aktif mencapai 843 sedangkan yang tidak aktif sebanyak 688.”Mungkin saja koperasi yang tidak aktif karena kepengurusan yang berjalan tidak optimal sesuai aturan berlaku,” ujarnya, kemarin.
Menurut dia, ratusan koperasi yang tidak aktif tersebut kondisinya belum dibubarkan. Mengingat banyaknya koperasi yang tidak aktif, pihaknya akan melakukan inventarisasi dan identifikasi ulang pada masing-masing koperasi yang ada.
Adapun indikator sehat atau tidaknya suatu koperasi, di antaranya dilihat dari sisi kepengurusan, keuangan, kegiatan, serta sarana dan prasarana yang dimiliki.
Mantan Kaban Diklat Kota Makassar ini menambahkan, Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar hingga saat ini terus melakukan pembinaan. Bentuk pembinaan tersebut seperti membentuk klinik bisnis Kecamatan (KBK) dan memfasilitasi para pelaku UKM seperti yang ada di Pasar segar dengan melakukan kerjasama dengan seluruh stakeholder.”Kita terus lakukan pembinaan. Contohnya kita bentuk klinik bisnis Kecamatan (KBK),” terangnya.
Selain itu, ujar Nadjmah Emma, di hari lahirnya Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM kota Makassar akan membagikan paket sembilan bahan pokok (Sembako) kepada pelaku UKM.
“Seperti tahun sebelumnya, kita bagi paket sembako, tabur bunga di taman makam pahlawan,” katanya.
Lebih jauh dia menjelaskan, pihaknya akan merayakan hari lahirnya Koperasi usai perayaan harla koperasi yang dilaksanakan Pemprov Sulsel di Takalar 20 Juli mendatang.
Sementara untuk jadwal Kota Makassar belum ditentukan.” Selesaipi provinsi di Takalar. Baru kita mau rapatkan kapan hari yang tepat,” sambung Nadjmah.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) sebagai pelaksana perayaan hari koperasi tersebut.(man/war)

Exit mobile version