Site icon Berita Kota Makassar

Dinsos Butuh Rumah untuk Gepeng dan Anjal

MAKASSAR, BKM — Dinas Sosial Kota Makassar membentuk relawan untuk memaksimalkan kinerjanya. Tim ini tidak hanya sekadar turun melakukan pendataan atau pemantauan aktifitas para gepeng, tetapi juga hingga ke tahap pembinaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Sosial Kota akassar, Muhtar Tahir menyebut, saat ini jumlah gelandangan, pengemis dan anak jalanan (gepeng dan anjal) yang terdata sudah mencapai ribuan orang.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinsos terus melakukan optinalisasi dengan cara melakukan penertiban dan penanganan yang juga melibatkan tim relawan. Mereka sekaligus berperan membantu memberikan pembinaan langsung di tempat dan wadah bagi para gepeng dan anjal.
Sejak menjabat sebagai Plt Kadis Sosial, Muhtar Tahir mengaku agak kewalahan dalam mengatasi permasalahan maraknya gepeng dan anjal di Kota Makassar. Salah satu kendala yang dihadapi hingga saat ini adalah belum tersedianya tempat penampungan para gepeng dan pengemis yang terjaring.
“Kita sulit dalam melakukan penertiban, karena belum ada rumah untuk menampung para gepeng dan anjal. Ke depan, kalau ada fasilitas seperti itu, kita akan maksimalkan penanganan jepeng dan anjal,” jelasnya, kemarin.
Meski baru dilantik pada posisinya yang sekarang, Muhtar Tahir mengaku sudah mendapat dan memegang data-data anjal maupun gepeng yang terjaring sejak 2015 sampai 2016. Pada tahun 2015 lalu dia mendata sebanyak 211 orang yang terjaring, sementara sejak Januari 2016 hingga sekarang sebanyak 330 yang terjaring. Itupun masih banyak yang berkeliaran. (arf/rus)

Exit mobile version