TAKALAR, BKM — Puluhan orang yang tergabung dalam sejumlah elemen masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Konsolidasi Masyarakat Anti Pembodohan (Komando) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Takalar, Kamis (14/7). Dalam aksinya mereka mendesak Pemerintah dan DPRD Takalar untuk menghentikan segala aktivitas BPJS di Kabupaten Takalar karena dinilai sarat dengan pembodohan dan merugikan masyarakat.
“Keberadaan BPJS melanggar konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dimana dalam UUD telah tertuang bahwa jaminan kesehatan bagi setiap warga ditanggung oleh Negara, inilah alasan kami mendesak Pemerintah dan DPRD Takalar segera menghentikan BPJS dibumi Takalar,” tegas Muhammad Ridwan Tate, selaku koordinator aksi.
Ridwan menambahkan, bahwa tak ada alasan BPJS dipertahankan diTakalar, karena menurutnya, BPJS yang sedianya merupakan badan pemerintah malah berjalan ibarat badan koorporasi swasta yang dikomersialkan untuk mengeruk keuntungan dari masyarakat.
“Kami meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan terhadap proses pengumpulan iuran BPJS yang terindikasi banyak penyimpangan,” Jelas Muhammad Ridwan Tate yang diikuti yel yel pengunjuk rasa.
Usai menggelar mimbar bebas di depan kantor BPJS Takalar, Komnado kembali melanjutkan orasinya di halaman kantor DPRD dan kantor Kejaksaan Negri Takalar.
Aksi ini berlangsung aman karena mendapat pengawalan dari pihak keamanan setempat. Setelah menyampaikan orasinya, para demonstran membubarkan diri dengan tertib. (ari/ril)
Komando Kepung Kantor BPJS Takalar
