RANTEPAO, BKM — Daerah yang berprestasi dan sukses mengantar tata kelola pemerintahan, pembangunan dan pengelolaan keuangan serta asset daerah yang benar sangat ditentukan managemen pemimpin yang terbuka, transparasi tanpa menunda laporan.
Anggota BPK RI Wil IV Prof Bahrullah Akbar Selasa (12/7) di ruang pola Kantor Bupati Toraja Utara mengatakan pelaksanaan tata kelola pemerintahan daerah good govermance setidaknya ada tiga poin penting dominan diperankan, selain ciptakan lingkungan politik dan hukum yang kondusif (state), juga interaksi social, ekonomi dan politik (society), maupun peningkatan kinerja dan peningkatan pendapatan (private sector). Sosialisasi fungsi pengawasan keuangan daerah dihadiri Bupati Tana Toraja Nicodemus Birjngkanae, Sekkab Enos Karoma, dan sejumlah pejabat dua daerah bertetanggga ini.
Menurut Bahrullah, parameter keberhasilan daerah pengelolaan keuangannya baik dilihat dari hasil audit BPK, dan LHP 2015 lalu Toraja Utara Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) prestasi luar biasa, dan daerah yang disclaimer butuh belajar meningkatkan sistim pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.
Kehadiran BPK sosialisasi pengelolaan keuangan yang benar dan baik di Toraja Utara, kita berharap jangan hanya kali ini saja sebab wilayah tugas kami Indonesia Timur dari 9 anggota BPK pilihan DPR RI selalu siap kedaerah yang membutuhkan pembinaan, sebut Bahrullah.
Bupati Torut Kalatiku Paembonan, sebelum sosialisasi jelaskan peristiwa penting yang dicatatatkan secara khusus karena kedatangan BPK RI ke Toraja Utara adalah pertama kalinya selama Toraja Utara mekar 8 tahun silam.
Sosialisasi dan audiens digelar sekarang tentunya menjadi motivasi bagi Pemda Torut dan Tator gagaimana meningkatkan sistem management Pemerintahan lokusnya pengelolaan keuangan dan aset di daerah. (gus/C).