TAKALAR, BKM–Wacana bergulirnya mutasi dilingkup pemerintahan Kabupaten Takalar terus merebak. Hal tersebut bakal segera dilakukan petahana Bupati dan Wakil Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin – HM Natsir Ibrahim mengingat ketentuan mutasi dapat dilakukan enam bulan sebelum Pemilihan bupati (Pilbub) dan enam bulan setelah pelantikan bupati dan wkail bupati terpilih.
Mutasi kali ini dinilai sejumlah pihak sebagai ajang untuk bersih-bersih para pejabat dinilai kurang loyal kepada bupati dan wkail bupati. Hanya saja dugaan bila mutasi tersebut berkaitan dengan strategi bersih bersih mendapat tanggapan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pendidikan Latihan (BKDD) Takalar, Muhammad Rusdi Sennang. “Tidaklah, mutasi dalam sebuah organisasi adalah sebuah kebutuhan yang bermuara pada penyegaran. Bisa saja dalam waktu dekat mutasi akan digerakkan guna kebutuhan organisasi,”ujar Rusdi Sennang, Senin (18/7).
Soal jumlah dan pejabat apa saja yang akan terkena mutasi, Rusdi masih enggan menyebutkan. “Tanyaki langsung Sekretaris daerah atau bupati karena roh dari mutasi ada ditangan beliau,”jelas Rusdi.
Terpisah, Sekkab Takalar, H Nirwan Nasrullah yang dikonfirmasi via ponselnya membenarkan rencana dilakukannya mutasi dalam waktu dekat, Meski demikian, bakal calon wakil bupati ini juga enggan menyebutkan nama-nama pejabat yang akan dimutasi. “Iya ada memang mutasi dalam waktu dekat ini, tetapi itu masih menjadi rahasia negara,”ucap Nirwan tersenyum.(ari/rif/c)
BKDD Bantah Bur – Nojeng Bersih-bersih Jelang Pilbup
