Site icon Berita Kota Makassar

Pemprov Godok Draft APBD-P

DRAFT Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2016 Pemprov Sulsel terus digodok dan dibahas secara simultan, sebelum diusulkan ke DPRD Sulsel untuk dibahas.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD) Sulsel, Agustinus Appang mengatakan, pemprov terlebih dahulu melakukan pembahasan terhadap pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Pokok 2016.
Selain itu, lanjutnya, pemprov juga sementara menunggu nilai sisa lebih anggaran (Silpa) yang tersisa sebelum disahkan sebagai peraturan daerah (Perda).
Dia memperkirakan Silpa tahun ini sebesar Rp129 miliar.
Sejauh ini, dia belum bisa memperkirakan kapan draft usulan APBD Perubahan bisa diserahkan ke DPRD Sulsel untuk dibahas. Waktu pembahasan di legislatif tergantung dari alokasi pendapatan yang akan masuk dalam APBD-P. Sementara alokasi tersebut sampai saat ini masih dihitung.
Sebelumnya, Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel baru mempersiapkan data awal sebelum masuk dalam penyusunan program dan anggaran.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda, Abdul Haris mengemukakan, pihaknya sudah menyusun konsep dengan mengacu pada term yang ada.
Dia mengaku, penyusunan draft RAPBD-P agak lambat karena bersamaan dengan penyusunan Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2017.
“Ini waktunya bersamaan antara penyusunan draft RAPBD-P 2016 dan KUA PPAS 2017. Dua-duanya harus jalan,” kata Haris kepada BKM belum lama ini.
Kendati disusun bersamaan, namun Haris optimistis kedua dokumen negara tersebut bisa selesai sesuai frame time atau waktu yang telah ditetapkan.
Dia memberi gambaran, tidak terlalu banyak program yang akan berubah dalam draft RAPBD. Dominan yang sifatnya melanjutkan program yang telah dirancang di APBD pokok 2016.
Setelah draft RAPBD-P selesai disusun, sesegera mungkin akan diserahkan ke DPRD Sulsel untuk dibahas dan digodok menjadi APBD-P 2016.
Terkait gambaran besaran nilai anggaran yang diusulkan pada RAPBD, Abdul Haris mengemukakan, belum bisa memastikan karena baru akan disusun.
“Yang pasti tidak terlalu besar dana disiapkan karena sifatnya lebih banyak melanjutkan kegiatan yang sudah ada,” kata Abdul Haris.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengemukakan Bappeda sudah mulai melakukan penyusunan draft RAPBD-P 2016.
“Untuk lebih jelasnya, coba tanya ke Bappeda,” kata Agus.
Dia memberi gambaran, besaran anggaran yang diusulkan dalam RAPBD-P tidak akan terlalu banyak. Salah satu yang menjadi acuan adalah sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) hasil perhitungan tahun lalu.
Sebagai gambaran, APBD P tahun lalu mencapai 15 persen dari APBD Pokok tahun 2015 atau berkisar Rp256,6 miliar. (rhm/war)

Exit mobile version