Site icon Berita Kota Makassar

Polinas Siapkan Beasiswa Rp5 Juta Bagi Maba

MAKASSAR, BKM — Politeknik Informatika Nasional (Polinas) Kampus Alauddin menyiapkan beasiswa sebesar Rp5 juta bagi calon mahasiswa baru yang mendaftar di bulan Juni dan Agustus 2016. Pengelola kampus menargetkan akan menerima maba tahun ini sebanyak 500 orang. Sementara peminat yang tercatat hingga sekarang sudah mencapai di kisaran angka 400-an orang.
”Dari sisi peminat, Polinas cukup banyak. Hanya saja untuk saat ini masih berlangsung pendaftaran di kampus negeri. Kemungkinan besar di bulan Agustus kita sudah bisa mencapai target pendaftar,” kata Direktur Polinas Kampus Alauddin, Abduh Idris di kantornya, Senin (18/7).
Saat ini ada tiga program studi (prodi) yang dikelola Polinas. Masing-masing Administrasi Bisnis, Manajemen Informatika dan Administrasi Pemerintahan. Dalam waktu dekat, tepatnya akhir Agustus mendatang akan dilaksanakan wisuda.
Sebagai rangkaian wisuda tersebut, bertempat di kampus Polinas Alauddin, kemarin dilaksanakan yusidium. Sebanyak 53 mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya mengikuti acara ini. Terdiri dari prodi Administrasi Bisnis 42 orang, dan Manajemen Informatika 11 orang.
”Sebenarnya untuk pelaksanaan wisuda tahun ini, kita lakukan tiga tahap yudisium. Yudisium tahap pertama diikuti 53 orang. Mereka ini yang telah mendaftar. Kemungkinan besar ada 300 lebih yang akan kita wisuda di bulan Agustus mendatang. Itu baru dari dua prodi, yaitu Administrasi Bisnis dan Manajemen Informatika. Kalau Administrasi Pemerintahan belum ada yang diwisuda, karena baru tahun depan ada lulusannya,” terang Abduh Idris yang didampingi Humas, H Mustari.
Diakui Abduh, saat ini pihaknya tengah gencar mengembangkan jurusan administrasi perpajakan. Alasannya, karena peminatnya cukup banyak.
Selain itu, Polinas juga secara terus menerus menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan perusahaan yang ada di Makassar untuk menyalurkan alumni yang dihasilkan. Sebab, menjadi tanggung jawab pengelola kampus bagaimana agar sarjana yang dihasilkannya bisa bekerja. Ini sesuai dengan taglinenya; tepat dan cepat bekerja.
Untuk memperbaiki mutu lulusan, pihak kampus juga terus memperbaiki kurikulum. Dalam waktu dekat akan digelar rakernas LP3I se-Indonesia guna membahas perbaikan kurikulum tersebut.
”Besok juga (hari ini), sebanyak 50 mahasiswa akan studi banding ke Jawa dan Bali. Mereka ini fokus pada bisang kewirausahaan. Di sana mahasiswa kita melihat dunia usaha, untuk mendorong semangat mereka berwirausaha,” jelas Abduh lagi.
Bukan hanya itu upaya menggenjot wirausaha mahasiswa Polinas. Pengelola kampus juga menyiapkan rumah entrepreneur di kampus, yang disupport oleh koperasi. Mahasiswa yang tergabung dalam rumah entrepreneur (di kampus lain disebut inkubator) ini akan mendapatkan bantuan usaha yang jumlahnya bervariasi. Dengan begitu, diharapkan mereka lebih tertarik untuk membuka usaha sendiri. (*/rus)

Exit mobile version