TAKALAR, BKM — Sebanyak 22 Kepala Keluarga (KK) warga transmigrasi asal Jawa Timur yang bermukim di Pulau Tanakeke, Dusun Dande-Danre, Desa Maccinibaji, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar berencana kembali ke kampung halaman mereka.
Beberapa warga yang ditemui mengaku kalau rencana kepulangannya hanya sebatas sementara alias mudik pasca lebaran. Warga mengaku terpaksa mudik jauh setelah lebaran karena baru mampu mengumpulkan ongkos.
“Kita cuman mau mudik Mas. Kami sudah lama tidak pulang ke Jawa. Kami kangen sama keluarga di Jawa Timur, soalnya baru dapat rejeki,” ungkap Karlianto didapingi kerabatnya Warto, warga transmigrasi Pulau Tanakeke, Selasa (19/7).
Kedua warga ini mengaku tetap memilih tinggal di lokasi transmigran pasca kembali dari kampung halaman. Alasannya, mereka telah menerima informasi tentang rencana penyaluran bantuan alat tangkap dan lahan pertanian dari pemerintah.
“Rugi kami Mas, jika kami tidak bertahan hidup di lokasi transmigrasi, lahan pertanian dan bantuan alat tangkap pertanian sudah tersedia, sebentar lagi kehidupan kami tentu akan lebih baik, saya hanya mudik mungkin satu bulan mas dan tentu kami pasti kembali,” ungkap Karlianto.
Sementara Sekretaris Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Parawisata Kabupaten Takalar, Muhammad Asdar juga membenarkan rencana kepulangan warga transmigran ke Jawa Timur.
Asdar juga membantah terkait kabar belum maksimalnya bantuan yang diberikan oleh warga transmigran di Takalar. Dia menjelaskan bahwa sarana dan prasarana yang diberikan oleh pemerintah baik pusat maupun kabupaten sudah cukup memadai.
“Mereka hanya mudik untuk beberapa hari ke depan, bukan ingin tinggalkan lokasi transmigrasi. Apalagi bantuan selama ini kami nilai sudah cukup baik,” kata Asdar. (ari/ril)